Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK kerusakan akibat bencana banjir besar dan tanah longsor di 11 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan pertengahan Januari lalu sangat parah dalam sejarah provinsi tersebut. Upaya rekonstruksi pasca bencana ratusan desa terdampak bencana sangat mendesak. Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Zulkifli, Selasa (9/2) menyebut bencana banjir dan longsor telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur desa maupun sumber-sumber ekonomi masyarakat desa.
"Ratusan desa yang terdampak bencana di beberapa wilayah kerusakan sangat parah. Upaya rekonstruksi pasca bencana sangat mendesak," tegasnya.
Hasil pendataan Dinas PMD Kalsel terhadap kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum (sarpras) desa diperoleh data ada 262 desa di 11 kabupaten/kota terdampak bencana banjir dan longsor. Daerah terparah terdampak bencana meliputi Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut dan Hulu Sungai Tengah.
Kerusakan sarpras desa berupa kantor desa, PAUD, Polindes, Posyandu dan BUMDes sebanyak 360 buah. Hampir 100 bangunan di antaranya mengalami rusak sedang dan berat, termasuk 29 buah kantor desa. Sebelumnya Pemprov Kalsel telah mengusulkan kepada Kementerian Desa agar dana desa dapat dimanfaatkan untuk upaya percepatan rekonstruksi pasca bencana di desa.
"Kita ingin ada kebijakan dari pusat terkait pemanfaatan dana desa untuk membangun kembali infrastruktur desa yang rusak akibat banjir. Kita masih menunggu jawaban dari Kementerian Desa," ujarnya.
Tentunya infrastruktur desa yang diperbaiki sesuai dengan ketentuan dan kewenangan pemerintahan desa. Dikatakan Zulkifli percepatan pemulihan infrastruktur ini sangat penting, karena merupakan pondasi bagi pembangunan sektor lainnya di desa.
baca juga: 10 Kabupaten/Kota Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan
"Selain infrastruktur desa, bencana banjir dan longsor juga merusak sumber ekonomi masyarakat desa seperti pertanian, perkebunan hingga usaha jasa lingkungan yang sedang gencar dikembangkan masyarakat desa," kata Zulkifli.
Kalsel memperoleh dana desa sebesar Rp1,5 triliun untuk 1.864 desa dengan kisaran rata-rata dana diterima desa Rp600 juta sampai Rp800 juta tiap desa. Pada 2020 serapan dana desa cukup baik mencapai lebih 90 persen. (OL-3)
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Selain padi, Kalsel mencatat produksi cabai besar mencapai 11 ribu ton dan cabai rawit 14 ribu ton, yang efektif meredam gejolak harga komoditas.
BMKG melaporkan gempa dangkal beruntun guncang Balangan dan Tabalong, Kalsel. Simak analisis pemicu sesar lokal dan imbauan keselamatan terbaru di sini.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
POPULASI ikan sapu-sapu (hypostomus plecostomus), juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penangkapan ini mempertegas bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan internasional tersebut.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved