Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JEMAAH calon haji di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang masuk daftar tunggu butuh waktu sekitar 17 tahun untuk berangkat ke Tanah Suci. Pasalnya, jumlah pendaftar masih terbatas dengan kuota yang disediakan pemerintah.
Kepala Seksi Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur, Usep Muhammad Tamam mengatakan daftar tunggu pemberangkatan calon haji relatif lebih sebentar dibanding daerah lain di Jawa Barat bahkan di Indonesia. Menurut Usep, di beberapa daerah lain, daftar tunggu ada yang sampai 20 tahun hingga 25 tahun.
"Jika calon haji yang mendaftar sekarang, berarti dijadwalkan bisa berangkat pada tahun 2039 atau sekitar 17 tahun," kata Usep kepada Media Indonesia, Minggu (7/2).
Usep secara rinci tidak menyebutkan jumlah daftar calon jamaah haji yang masih masuk daftar tunggu. Tapi secara gambaran kasar, ia mengira-ngira di kisaran 50 ribu orang.
"Tapi jadwal pemberangkatan jamaah calon haji ini sifatnya estimasi, bukan ukuran pasti. Bisa saja saat tahun berjalan, ada yang siap berangkat tapi pada akhirnya membatalkan. Bisa karena sakit, meninggal dunia, dan sebagainya. Ini nanti bisa diganti," jelasnya.
Selama Januari 2021, jumlah pendaftar jamaah calon haji hanya di kisaran puluhan orang. Biasanya, saat kondisi normal bisa mencapai ratusan orang.
"Ilustrasinya gini, kuota haji Kabupaten Cianjur pada 2020 sebanyak 1.361 orang. Jumlah sebanyak itu merupakan hasil pendaftaran selama 6 bulan. Berarti dirata-ratakan setiap bulan jumlah yang mendaftar kisaran 200 sampai 250 orang," tutur Usep.
Dari segi antusiasme, kata Usep, bisa saja minat masyarakat mendaftar sebagai jamaah calon haji masih tinggi. Namun di sisi lain kondisi finansial kurang mendukung karena banyak kebutuhan lain yang perlu disegerakan di tengah pandemi covid-19.
Untuk pemberangkatan jamaah calon haji tahun ini, ucap Usep, belum ada pembahasan dan kepastian lebih lanjut. Kalaupun nanti tahun ini kembali dijadwalkan ada pemberangkatan, yang akan diprioritaskan jemaah calon haji yang siap berangkat pada 2020 lalu.
"Tapi kita belum tahu untuk kuota tahun ini apakah sama dengan tahun lalu, setengahnya, atau bagaimana karena memang belum ada pembahasan lebih lanjut. Kami di daerah sifatnya hanya menunggu apa yang menjadi keputusan dari Kementerian Agama RI," pungkas Usep. (BK/OL-15)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved