Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG bocah asal Desa Komodo Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur digigit komodo pada pukul 02.00 Wita, pada Sabtu (16/1). Saat itu korban, Febby, 4, sedang duduk di tangga rumahnya yang berbentuk joglo panggung.
Febby yang duduk di tangga rumah sedang bermain tali layaknya orang sedang memancing ikan. Dua jam sebelumnya, komodo tersebut telah berada di bawah kolom rumah persis di tangga itu.
Komodo berukuran besar itu pun terpancing dengan pola permainan yang dilakukan Feby. Hewan itu pun menunggu. Beberapa saat kemudian, gigi komodo yang menyerupai gergaji itu tiba-tiba menyerang pergelangan tangan kiri korban.
Tangan korban langsung putus total. Untung saja warga setempat beramai-ramai menolong korban. "Ayah korban Abdul Karim secepat kilat juga meloncat di punggung komodo dan berhasil membebaskan anaknya dari ancaman maut," terang Dian, warga setempat, yang menyaksikan peristiwa itu.
Ayah korban Abdul Karim dan Siti Syahana ibunya sempat histeris saat peristiwa itu terjadi menimpa anak mereka. Setelah korban berhasil bebas dari cengkeraman maut, warga beramai-ramai mengusir komodo keluar dari permukiman warga.
Kepala Desa Komodo Haji Aksan saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Dirinya mengaku tidak tahu persis kronologi peristiwa itu tetapi dari hasil pantauan dan informasi yang bersangkutan bermain di tangga rumah.
"Komodo sedang berjaga-jaga di bawah kolom rumah dan korban sedang berada di atas tangga rumahnya dalam kondisi tak terjaga. Tiba-tiba disergap komodo. Tetapi informasi persisnya saya belum tahu. Nanti saya kabari lagi informasinya."
Diakuinya benar ada ceceran darah korban persis di pintu tangga rumah. Masih ada bercak darah dan telapak tangan korban yang tak sempat dibawa saat korban dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.
Kepala desa itu mengaku untungnya saat kejadian di Pulau Komodo itu ada patroli polisi perairan. Dengan demikian, korban dapat ditolong dan dievakusi oleh petugas patroli ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.
"Yang bersangkutan telah dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo oleh aparat polisi perairan bersama orangtua korban dan keluarga dekat yang datang dari Kampung Komodo," tegas Aksan. Pihaknya mewakili masyarakat komodo mengucapkan terima kasih terhadap aparat kepolisian perairan yang begitu sigap membantu korban yang digigit komodo. (OL-14)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Kehadiran lembaga keuangan syariah di tengah desa sangat strategis untuk membantu pembiayaan serta pendampingan usaha bagi para nelayan kecil agar mampu bersaing.
Desa Wisata Wae Lolos di Manggarai Barat mencatat lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara. Simak bagaimana warga menjaga alam demi pariwisata berkelanjutan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Angin kencang yang datang bersama hujan deras akibat cuaca ekstrem merenggut rasa aman, merobohkan atap rumah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved