Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT Wali Kota Makassar yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menegaskan tidak menyiapkan opsi Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB) sebagai strategi penanganan wabah Covid-19 di Kota Makassar.
"Kita tidak pilih opsi PSBB, karena itu bisa memukul kembali ekonomi masyarakat. Yang akibatnya bisa lebih parah, kita tidak ingin krisis ekonomi berlanjut menjadi krisis sosial. Jika kebiasaan menerapkan
protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah, Insyaallah ini akan sangat efektif dalam menghentikan penularan virus," dalih Rudy, Jumat (11/9) di Makassar.
Ia mengaku, lebih fokus pada upaya penerapan protokol kesehatan secara maksimal di tengah masyarakat. Selain itu, Gugus Tugas Provinsi Sulsel bersama Gugus Tugas Kota Makassar, mulai Jumat (11/9) ini melakukan swab massal secara massif.
"Penerapan protokol kesehatan diharap tidak lagi menjadi paksaan bagi masyarakat, namun sudah menjadi kebiasaan baru bagi warga Kota Makassar," ujar Rudy Djamaluddin.
Tes swab massal pun, akan dilakukan secara bergiliran di enam kecamatan yang selama ini menjadi episentrum penyebaran Covid-19. Yaitu Panakkukang, Rappocini, Tamalate, Manggala, Tamalanrea dan Biringkanaya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Azikin menambahkan, pelaksanaan swab massal di enam kecamatan yang merupakan episentrum penyebaran virus di Kota Makassar, dilakukan secara bertahap berdasarkan kecamatan yang memiliki kasus penularan virus paling tinggi.
"Swab massal ini merupakan bagian dari implementasi Program Trisula, yaitu tracing, testing, dan edukasi yang dicanangkan Pemprov Sulsel. Dan untuk hari ini kita mulai di Kecamatan Rappocini, tepatnya di Kelurahan Minasa Upa," ungkap Naisyah.
Swab massal ini didukung oleh satu Mobil PCR yang disiapkan Gugus Tugas Provinsi Sulsel. Dan tesnya sendiri dilakukan secara gratis dan akan dilakukan secara bertahap untuk sementara waktu.
"Namun kedepannya, ini akan terus dilanjutnya ke kecamatan-kecamatan lainnya sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran virus di Kota Makassar. Kita berharap dukungan penuh dari masyarakat untuk punya inisiatif melakukan pemeriksaan, mendatangi lokasi pelaksanaan swab massal," tegas Naisyah. (OL-13)
Baca Juga: Tak Kompeten, Jokowi Diminta Ganti Menteri Agama RI
Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Patria Artha Makassar (PUKAT UPA), Bastian Lubis, menyayangkan belum adanya langkah hukum strategis terkait kerugian negara dalam proyek ini.
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Proyek ini berpotensi memiliki kerugian negara yang sangat besar karena fasilitas tidak dapat dimanfaatkan meski anggaran telah terserap.
Komisi E berencana memanggil Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk mengklarifikasi status kepemilikan aset tersebut.
Kehadiran wahana ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi lintas industri dapat menciptakan nilai tambah bagi kualitas hidup keluarga Indonesia.
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, mengumumkan bahwa 67 pelaku seni dan kebudayaan di Kota Makassar dipastikan menjadi penerima manfaat program Dana Abadi Kebudayaan.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved