Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TITIK panas diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terpantau di sejumlah kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sesuai laporan BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Rabu (9/9), terdeteksi enam titik panas, terdiri dari dua titik panas di Lembata,
dua titik di Sumba Timur dan satu titik masing-masing di Manggarai Barat dan Sumba Tengah.
Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/259826-soal-karhutla-jokowi-akui-pemerintah-lalai
"Titik panas yang muncul pada Rabu, berkurang jika dibandingkan titik panas yang muncul pada Selasa 8 September sebanyak 19 titik, menyebar di enam kabupaten yakni Alor, Kupang, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, dan Timor Tengah Utara," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi.
Dari 19 hotspot tersebut, sebaran terbanyak di Kecamatan Walakaka Sumba Tengah dan Kecamatan Amfoang Selatan dan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang masing-masing tiga titik.
Kepala Taman Nasional Matalawa, Sumba, Memen Suparman mengatakan selama satu pekan terakhir terdeteksi enam hotspot di wilayah itu, namun bukan di area taman nasional. Kondisi tersebut berbeda jika dibandingkan 26 Agustus 2020 terdeteksi tiga hotspot di area taman nasional, namun langsung dipadamkan oleh petugas. "Untuk hari ini tidak ada hotspot di kawasan taman nasional," ujarnya. (OL-12)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved