Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Polres Cianjur, Jawa Barat, Senin (17/8), meringkus anggota geng motor tersangka pembacokan anggota polisi di Tugu Bundaran Lampu Gentur yang terjadi Minggu (16/8) malam. Tersangka yang diketahui berinisial LL alias Bacok itu merupakan residivis yang baru sekitar 2-3 pekan keluar dari penjara.
Kasus pidana tersangka LL sebelumnya juga sama yakni pembacokan terhadap petugas satpam berlokasi di Kecamatan Karangtengah beberapa waktu lalu.
Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Mochamad Rifai menjelaskan tersangka berhasil ditangkap di tempat kosannya 7 jam seusai kejadian, sekitar pukul 01.00 WIB. Hasil penyidikan sementara, motif di balik pembacokan spontanitas.
"Kalau motifnya, tersangka mengaku hanya ingin membacok karena tidak boleh lewat," kata Kapolres saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Cianjur, Senin (17/8) petang.
Pada Minggu (16/8), Polres Cianjur memang melakukan penutupan arus kendaraan ke arah Cipanas-Puncak bersamaan libur panjang. Sekitar pukul 18.00 WIB, muncul segerombolan bermotor melintas ruas Jalan Dr Muwardi yang hendak menuju ke Cipanas-Puncak.
"Saat itu memang sedang puncak-puncaknya macet di perempatan Bundara Lampu Gentur. Anggota kami sudah melakukan penyekatan terhadap kendaraan yang akan naik ke atas (Cipanas-Puncak). Gerombolan bermotor ini memukul-mukul kendaraan lain yang langsung dihentikan oleh anggota kami. Mereka berlarian. Ada yang diamankan, tapi ada satu orang yang melakukan pembacokan kepada anggota yang melakukan pengamanan," terang Kapolres.
Tersangka menggunakan senjata tajam jenis golok saat melukai anggota Polres Cianjur. Seusai kejadian, polisi mengamankan sebanyak 21 orang anggota geng motor.
Hasil penyidikan serta keterangan saksi dan anggota kepolisian lainnya yang ada di lokasi kejadian, pelaku pembacokan mengarah kepada tersangka LL. Polisi pun bergerak cepat dan mengendus keberadaan tersangka LL. Tersangka LL bersama rekannya ditangkap pada Senin sekitar pukul 01.00 WIB.
"Dari kos-kosan tersangka, kami mengamankan sebilah golok, kemudian ada pakaian (tersangka) yang digunakan pada saat itu, bendera, kaus, dan sepatu," jelasnya.
Kondisi Briptu Naufal Arief yang jadi korban pembacokan cukup stabil. Ia masih menjalani perawatan medis di RSUD Sayang Cianjur. "Anggota kami masih bisa diajak bicara. Sekarang masih dalam perawatan," jelasnya.
Baca Juga: Geng Motor Bacok Anggota Polres Cianjur Sedang Bertugas
Tersangka LL dijerat pasal berlapis. Selain dijerat Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, tersangka juga dijerat UU Darurat Nomor 12/1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (OL-13)
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Komisi III DPR RI, Habiburokhman menegaskan pemahaman mendalam aparat penegak hukum terhadap semangat KUHP dan KUHAP cegah kriminalisasi seperti kasus Bibi Kelinci Nabilah O'brien
Selain pengaturan di lapangan, Kapolresta Pati juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kondisi lalu lintas kepada masyarakat secara cepat melalui kanal resmi.
Komisaris Besar Polisi Sumarni, yang merupakan istri dari Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu, kini resmi menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi.
KEPOLISIAN Republik Indonesia menarik lima penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengisi jabatan Kapolres di sejumlah wilayah. Lembaga Antirasuah mengapresiasi promosi itu.
Tanggung jawab pendidikan tidak hanya dilakukan Kementerian Pendidikan dan agama saja, tetapi melibatkan semua pihak supaya mencapai Indonesia emas.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada Kapolres yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara pada 26 Juni 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved