Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengingatkan agar pejabat di daerahnya berhati-hati dalam menggunakan anggaran, jangan sampai terjerat pada kasus hukum. Organisasi perangkat daerah (OPD) di Kaltim harus mengelola anggaran tepat sasaran, terutama penyesuaian di masa pandemi covid-19.
Ia mengaku kaget atas operasi tangkap tangan KPK yang mengamankan pasangan pejabat di Kabupaten Kutai Timur.
"Saya minta kepada siapa saja pejabat daerah harus taat pengelolaan keuangan daerah," kata Hadi.
Sekretaris Provinsi Kaltim Muhammad Sa'bani menjelaskan tiap OPD perlu melihat kemampuan daya serap anggaran. Adanya penyesuaian dana lantaran arahan pemerintah pusat agar seluruh daerah melakukan realokasi anggaran akibat covid-19.
"Penyesuaian APBD yang telah ditetapkan harus memperhitungkan kemampuan daya serap dan skala prioritas," tuturnya.
Baca juga: OTT Bupati Kutai Timur, KPK: Kami Terus Bekerja
Selain itu, lanjut Sa'bani, dibutuhkan pengetatan penggunaan anggaran yang memiliki potensi pemborosan. Ia pun memastikan seluruh OPD telah memahami arahan dari kepala daerah masing-masing di Kaltim. Pandemi saat ini dinilai menyebabkan terhambatnya pemasukan negara dan daerah.
"Jadi, penggunaan anggarannya harus tepat sasaran, perlu berhemat. Semoga bisa dilaksanakan," ucapnya.
Terkait penyesuaian APBD Kaltim 2020, Sa'bani memastikan anggaran Kaltim tidak sampai berkurang 50%.
"Anggaran Kaltim tidak sampai hilang separuh. Perkiraan kita, kurang sekitar Rp3 triliun dari Rp11 triliun. Berarti masih sekitar Rp8 triliun," pungkasnya.(OL-5)
Akses menuju pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang juga merupakan rumah dinas bupati, masih ditutup rapat pasca-OTT KPK.
KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan pada 11 April 2026. Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang tumbang lewat OTT KPK sepanjang 2026.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kasus ini, ada 18 orang tertangkap di Tulungagung. Dari total itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Uang sitaan itu diberikan ke Gatut lewat Yoga yang merupakan orang kepercayaannya. Dalam pemeriksaan, uang bakal digunakan untuk kepentingan pribadi Gatut.
Karena perjanjian itu, Gatut berani meminta uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya, karena adanya klausul manut perintah bupati.
Capaian tersebut masih dalam kategori normal karena pada awal tahun mayoritas perangkat daerah masih berada dalam tahap proses pengadaan barang dan jasa
Hingga 30 September 2025, realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) baru 62,8% dari target. Bahkan, ada tiga K/L besar yang serapannya masih di bawah 50%
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menjanjikan penyerapan anggaran kementeriannya bisa mencapai 96% pada akhir tahun.
Serapan anggaran untuk belanja daerah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di semester pertama 2025 baru sekitar 37%.
Peringatan keras ini disampaikan saat membuka kegiatan Laporan Realisasi Belanja Daerah dan Realisasi PAD Triwulan II Tahun 2025 di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (13/8).
SERAPAN anggaran akhir tahun 2023 yang mencapai 100,2% dari alokasi Perpres 75/2023 dinilai tidak menjamin mampu meningkatkan kualitas anggaran. Indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved