Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus korona di Kota Makassar terus bertambah meski ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini telah menberlakukan Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua sejak 8 Mei dan akan berakhir pada 22 Mei mendatang. Hingga kini, jumlah kasus positif korona di Kota Makassar sebanyak 480 kasus, dan 206 di antaranya dinyatakan sembuh. Orang dalam pemantauan 1.046 orang, dan sudah selesai pementauan 832 orang. Serta pasien dalam pengawasan 527 orang dan sehat 262 orang.
Pemerintah Kota Makassar menggelar rapid test massal selama delapan hari pada 12-19 Mei dengan tiga tahapan dengan target para pedagang di pasar, pengemudi ojek online (ojol) dan juru parkir (jukir).
Hari pertama dan tahap pertama rapid test massal, dimulai 12-15 Mei dimulai pukul 08.00 Wita di Pasar Pa'baeng-baeng, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Target rapid test massal ini sekitar 20 ribu orang. Terdiri atas 6.943 pedagang dan 100 kolektor di 10 pasar tradisional Makassar, 10 ribu ojol, dan 2.068
jukir.
"Pedagang pasar, ojol, dan jukir dijadikan sebagai target screening dikarenakan mereka kerja di tempat umum, sehingga potensi terpapar lebih besar. Dengan adanya tes massal ini, diharapkan mampu mendeteksi lebih dini penyebaran virus korona," kata Iqbal Suhaeb, Penjabat Wali Kota Makassar, Selasa (12/5).
Pada pelaksanaan rapid test yang melibatkan 47 puskesmas dan pihak terkait tersebut, selain di Pasar Pa'baeng-baeng, juga akan digelar di Pasar Sambung Jawa dan Pasar Parang Tambung.
"Kita kerja sama dengan PD Pasar. Tahap pertama itu empat hari semua pasar," sebut Iqbal.
Tahap kedua 14-16 Mei, rapid testnya untuk Jukir di 14 puskesmas, bekerja sama dengan PD Parkir. Jukir cukup membawa identitas dan surat panggilan yang telah dikeluarkan oleh PD Parkir dan ditunjukkan kepada petugas medis di puskesmas. Dan tahap ketiga, 16-19 Mei, rapid test untuk pengemudi ojol, bekerja sama dengan Gojek. Pemeriksaan digelar di 47 Puskesmas se kota Makassar, dengan menunjukkan identitas serta menunjukkan surat pengantar melalui aplikasi gojek.
baca juga: Satu Warga Positif Covid-19, Satu Kelurahan Langsung Rapid Test
"Harapannya, melalui rapid test massal bagi mereka yang terus bergerak ini, bisa membantu upaya percepatan pemutusan rantai Covid-19 di Kota Makassar," tutup Iqbal. (OL-3)
Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Patria Artha Makassar (PUKAT UPA), Bastian Lubis, menyayangkan belum adanya langkah hukum strategis terkait kerugian negara dalam proyek ini.
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Proyek ini berpotensi memiliki kerugian negara yang sangat besar karena fasilitas tidak dapat dimanfaatkan meski anggaran telah terserap.
Komisi E berencana memanggil Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk mengklarifikasi status kepemilikan aset tersebut.
Kehadiran wahana ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi lintas industri dapat menciptakan nilai tambah bagi kualitas hidup keluarga Indonesia.
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, mengumumkan bahwa 67 pelaku seni dan kebudayaan di Kota Makassar dipastikan menjadi penerima manfaat program Dana Abadi Kebudayaan.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved