Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KECELAKAAN maut terjadi di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi di Kampung Gombong, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (18/4), merenggut empat korban jiwa. Kecelakaan dipicu sebuah truk tronton boks yang diduga mengalami rem blong.
Berdasarkan informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 03.45 WIB. Kejadiannya bermula saat truk tronton boks bernomor polisi B 9457 YN yang dikendarai Iwan Setiawan melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Saat kendaraan berada pada kondisi jalan yang lurus dan menurun, rem diduga tak berfungsi dengan baik.
Baca juga: Guru Besar Unpad Terpilih Rektor Perempuan Pertama di Unsika
Diduga, sopir membuang setir ke arah kanan jalan. Dari arah berlawanan atau dari arah Cianjur menuju ke Sukabumi, melaju truk loss bak bernomor polisi F 9761 FD yang dikemudikan Andriyana. Tabrakan pun tak terhindarkan.
"Truk loss bak terdorong ke arah belakang hingga menabrak pagar rumah warga," terang Kasatlantas Polres Cianjur Ajun Komisaris Ricky Adipratama, Sabtu (18/4).
Di sekitar bahu jalan sebelah kanan jalan terdapat dua orang warga setempat. Keduanya diketahui bernama Pillah dan Rian Dika Hendrawan.
"Satu orang warga meninggal dunia di lokasi kejadian. Satu orang warga lagi meninggal dunia di rumah sakit. Sedangkan sopir truk tronton dan sopir truk loss boks, juga meninggal dunia. Jadi, korban meninggal dunia ada 4 orang. Tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, satu orang meninggal di rumah sakit," terang Ricky.
Baca juga: Permintaan Avtur di Bandara Jateng-DIY Berkurang Hingga 72%
Selain terdapat 4 korban jiwa, akibat kecelakaan tersebut terdapat 4 unit rumah warga yang rusak. Ricky menyebutkan, hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga akibat rem blong truk tronton dari arah Sukabumi menuju Cianjur sehingga pengemudinya tak bisa menguasai laju kendaraan.
"Untuk kondisi kendaraannya sendiri masih dalam proses penyelidikan," tuturnya.
Ricky menyebutkan lokasi kejadian merupakan jalan berstatus nasional dengan lebar bahu jalan 2 meter dan lebar badan jalan 6,5 meter. Di lokasi kejadian terbilang minim penerangan jalan.
"Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi," pungkasnya. (X-15)
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved