Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 15 rumah di tiga desa terendam banjir akibat meluapnya air Sungai Cidadap di Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat. Aparat pemerintah setempat masih menghitung total kerugian bencana yang terjadi pada Kamis (26/3) malam tersebut, karena beberapa area persawahan serta kolam ikan warga ikut terendam banjir.
"Hari ini kita lakukan kerja bakti untuk pembersihan material sisa banjir dan lumpur, sekaligus pengecekan wilayah terdampak. Tadi malam belum seluruhnya dicek karena terkendala cuaca dan minim pencahayaan," kata Camat Gununghalu, Hari Mustika, Jumat ( 27/3).
Dia menyebutkan, tiga desa yang terkena dampak di antaranya Desa Gununghalu, Sirnajaya dan Bunijaya dengan total 137 jiwa. Hari memastikan banjir bandang yang disebabkan intensitas hujan yang tinggi ini tidak sampai menimbulkan korban.
"Hanya kerugian kerugian material, terutama warga yang rumahnya tergenang. Sejak semalam warga sudah mengungsi ke rumah terdekat," bebernya.
Lia ,45, warga Kampung Pasanggrahan, Desa Gununghalu, mengaku meluapnya air sungai sehingga merendam belasan rumah warga diakibatkan hujan deras yang turun sejak sore.
"Kejadiannya sebelum Maghrib. Awalnya memang hujan deras dulu, air tiba-tiba masuk dalam rumah hingga setinggi lutut orang dewasa," ungkapnya.
Bahkan, kata dia, ketinggian genangan air di Masjid Agung Gununghalu yang berada di kawasan lebih tinggi mencapai 1,5 meter.
"Banjir yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan warga tak sempat menyelamatkan harta benda dari dalam rumah," ujarnya.
baca juga: NasDem Sulteng Bagikan Masker untuk Jurnalis di Palu
Banjir mulai surut sekitar pukul 20.00 WIB. Namun hujan intensitas sedang yang mengguyur hingga jelang tengah malam membuat warga khawatir terjadi banjir susulan.
"Tadi malam kami mengungsi dulu ke rumah saudara yang posisinya lebih tinggi. Di kawasan ini pernah terjadi banjir pada tahun 2017, tapi yang sekarang tidak separah kejadian tiga tahun lalu," terangnya. (OL-3)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved