Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APLIKASI inovatif yang dikembangkan Polda Riau yaitu Dashboard Lancang Kuning Nusantara, secara resmi menjadi program rujukan nasional untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Peluncuran aplikasi yang kini telah diunduh 100 ribu lebih pengguna android itu dilakukan oleh Kapolri Jenderal Idham Aziz bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BNPB Doni Monardo, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong, dan Gubernur Riau Syamsuar serta disaksikan 11 Kapolda yang rawan Karhutla, Senin (9/3).
Adapun 11 Polda tersebut adalah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Kalimatan Selatan, Kalimatan Tengah, Kalimatan Barat, dan Kalimantan Utara.
"Saya sangat mengapresiasi aplikasi Lancang Kuning Nusantara sebagai terobosan baru yang digagas Kapolda Riau. Saya berharap aplikasi tersebut terus disempurnakan dengan pelibatan semua unsur hingga akademisi dan masyarakat," ungkap Kapolri Jenderal Idham Aziz dalam kegiatan peluncuran di Gedung Daerah Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Bahkan Idham menjanjikan promosi jabatan strategis kepada Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi atas inisiatifnya dalam pengembangan teknologi aplikasi Lancang Kuning Nusantara. Menurutnya, Aplikasi berbasis GPS itu mampu menyajikan informasi karhutla secara real time dengan menggabungkan data dari empat satelit sekaligus yaitu NOAA, Lapan, Terra, dan Aqua.
"Karena itu kalau ada kebakaran hutan mari kita bersama-sama atasi dengan bantuan aplikasi Lancang Kuning Nusantara," kata Kapolri.
Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima TNI juga menyempatkan berkomunikasi dengan personel yang sedang menangani karhutla di lapangan. Diantaranya di Siak, Bengkalis, dan Samosir, Sumatra Utara.
Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan aplikasi Lancang Kuning Nusantara cukup komplit karena memberikan informasi terkait titik panas (hotspot), pendukung arah angin, dan awan yang bisa disemai untuk operasi hujan buatan.
"Jadi ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Aplikasi ini sebagai deteksi dini penginderaan jarak jauh yang lebih real time. Identifikasi titik panas secara langsung dengan menggerakkan personel di lapangan, dan setelah identifikasi dilanjutkan dengan tahap eksekusi dengan satu komando. Oleh sebab itu perlunya bersinergi," tegas Panglima.
Hadi menambahkan, saat ini diperlukan prosedur hubungan kerja karena melibatkan seluruh komponen. Kesatuan komando harus mempunyai visi yang sama agar apa yang terdeteksi bisa dieksekusi dengan baik.
"Tentu akan banyak masalah di lapangan antara hubungan pusat dan keterbatasan informasi karena terganggu. Oleh sebab itu harus ada komunikasi cadangan agar di posko bisa diterima aparat di lapangan. Jadi mari terus evaluasi dan menjadi bahan perbaikan agar aplikasi ini benar-benar ada manfaatnya," jelas Hadi.
Menurut Panglima, ke depan harus ada mekanisme untuk satu SOP (standar operasional prosedur) dalam sinergi Polri, TNI, dan masyarakat. Pasalnya, kemampuan masing-masing instansi berbeda-beda.
baca juga: Empat Pasien Diisolasi di RS Banyumas Negatif Korona
Sementara Gubernur Riau Syamsuar mengatakan dalam upaya kesiapsiagaan karhutla, pihaknya telah menetapkan status siaga darurat selama 240 hari terhitung dari 11 Februari hingga 31 Oktober 2020.
"Kami juga mengucapkan selamat aplikasi Lancang Kuning Nusantara. Semoga aplikasi ini bisa memberikan kemudahan bagi kita semua untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla Riau," ungkap Syamsuar.(OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Layanan investasi emas yang tersedia di Tring! by Pegadaian adalah Tabungan Emas, Deposito Emas, dan Cicil Emas.
Kementerian Haji dan Umrah meluncurkan aplikasi Kawal Haji untuk mempermudah jemaah dan petugas melaporkan kendala lapangan secara transparan dan responsif.
Menyambut wacana WFH sepekan sekali tersebut, kesiapan infrastruktur digital menjadi kunci agar produktivitas tetap terjaga.
Baterai HP cepat habis Ini 9 aplikasi penyebabnya yang sering tidak disadari Nomor 3 paling boros Simak cara mengatasinya di sini
OKX Orbit menghadirkan sejumlah fitur utama yang dirancang untuk memperkuat interaksi antar pengguna. Salah satunya adalah Community Feed, ruang bagi para kreator dan top trader.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved