Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Riau sejak awal Januari hingga kini telah menangkap 21 tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Puluhan tersangka itu saat ini sudah mendekam di tahanan sejumlah Polres di Riau guna kepentingan penyidikan.
"Kami saat ini menangani 16 laporan polisi kasus Karthutla dengan tersangka sebanyak 21 orang," kata Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar (Kombes) Sunarto di Pekanbaru, Rabu (29/1).
Sunarto menjelaskan, total luas lahan yang terbakar akibat perbuatan para tersangka Karhutla mencapai 108,082 hektare. Puluhan tersangka perorangan yang sedang dalam proses hukum itu tersebar pada sejumlah Polres di Riau.
"Luas karhutla yang terbesar mencapai 91,03 hektare terdapat di Bengkalis. Saat ini Polres setempat menangani sebanyak 6 kasus dengan 5 tersangka," jelas Sunarto.
Sunarto mengungkapkan, selain Bengkalis, Polres Siak telah menangani 2 kasus dengan 3 tersangka dengan luas karhutla sekitar 2,5 hektare. Selanjutnya, Polres Indragiri Hilir terdapat 1 kasus dengan 1 tersangka dengan luas lahan dibakar seluas 4 hektare. Polres Rokan Hilir terdapat 1 kasus dan 2 tersangka dengan luas lahan terbakar sekitar 1 hektare.
baca juga: BPK Sulsel Temukan Beberapa Laporan OPD Bermasalah
Kemudian Polres Indragiri Hulu dengan 1 kasus dan 3 tersangka yang luas lahan dibakar mencapai 3,5 hektare. Lalu, Polres Dumai, Polres Meranti, dan Polresta Pekanbaru sama-sama menangani 2 kasus dengan 2 tersangka dengan luas karhutla masing-masing sekitar 5 hektare, 0,0375 hektare, dan 1,015 hektare.
"Sampai kini belum ada tersangka perusahaan yang ditangani secara khusus oleh Ditreskrimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus) Polda Riau," ujarnya.(OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved