Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM kemarau yang melanda Provinsi Bangka Belitung dalam beberapa bulab terakhir sudah menghanguskan lebih dari 500 hektar lahan dan hutan di wilayah itu. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel, Mikron Antariksa mengatakan luas karhutla di Babel merata dan terjadi hampir di seluruh Kabupaten/Kota di Babel.
"Hingga saat ini luas lahan yang sudah terbakar sudah mencapai 5000 an hektar, tersebar di seluruh Kabupaten/Kota," kata Mikron, Rabu (9/10).
Tetapi menurut Mikron, untuk titik karhutla terbanyak berada di Kabupaten Bangka khususnya di jalan lintas timur yang menghubungkan kota Pangkalpinang dan Bangka.
"Kalau rinciannya ada di kantor saya tidak ingat tetapi terbanyak ada di Bangka, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka Barat, Belitung, Belitung Timur, dan Pangkalpinang," ujarnya.
Berdasarkan informasi setidaknya ada dua warga yang diduga pelaku karhutla berhasil ditangkap pihak kepolisian di Bangka. Satu tersangka diduga bakar lahan ditangkap. Demikian juga di Pangkalpinang ada satu tersangka.
"Jadi ada dua orang yang ditangkap," terang Mikron.
baca juga: Bupati Flotim Meminta Pola Manajemen Koperasi Diperbaiki
Menurut Mikron kasus karhutla di Babel diduga kuat ulah manusia, mulai dari bukan lahan untuk kebun hingga buat puntung rokok sembarangan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan atau buang rokok sembarangan karena saat ini potensi karhutla masih tinggi di Babel. (OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved