Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS pemadam kebakaran hutan dan lahan dari Satgas Kekeringan di jalan lintas Timur Bangka mendapatkan ancaman dari orang yang tidak dikenal, yang diduga sebagai pelaku pembakaran. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Mirkon Antariksa mengatakan karhutla yang terjadi di
sekitar jalan Lintas Timur menghubungkan Pangkalpinang dan Bangka kuat dugaan ulah manusia.
Untuk itu, berdasarkan laporan dari petugas di lapangan. Pemadaman Api di Lintas timur Bangka Senin (30/9) malam diancam oleh oramh tidak dikenal.
"Laporan petugas kita mereka diancam orang dengan wajah ditutupi dengan baju. Orang itu mengancam jika berani padamkan api," kata Mikron, Selasa (1/10).
Selain melakukan ancaman, orang yang tidak dikenali tersebut juga memasang tulisan pada kardus dengan kata-kata tidak sopan.
"Ini tidak bisa didiamkan, saya minta tim satgas kita di lapangan tetap mengutakan keselamatan, untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.
BPBD Babel sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI terkait adanya ancaman dari orang tidak dikenal.
"Polisi sedang menyelidiki siapa pengancam itu. Semoga pelakunya segera ditangkap," harapnya.
baca juga: ACT Buka Crisis Center Tragedi Kemanusiaan Wamena
Ia menambahkan titik api di Babel saat ini terus bermunculan seiring dengan kondisi cuaca yang kembali panas ditambah angin kencang.
"Kalau untuk titik panas Selasa (1/10) berdasarkan pantauan satelit ada 12 titik tersebar di Bangka Barat (Babar), Bangka Tengah, Belitung Timur (Beltim)," kata Mikron. (OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved