Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROVINSI Sumatra Selatan saat ini sedang berselimut kabut asap. Tercatat ada 675 titik api berdasar pantauan satelit Lapan pada Senin (23/9). Di saat kebakaran lahan dan hutan sedang membara, Gubernur Sumsel Herman Deru memilih berangkat ke Malaysia untuk sejumlah agenda.
Ada empat kegiatan Gubernur Sumsel ke Malaysia. Di antaranya, pukul 09.00 waktu Malaysia, ada kegiatan pelantikan Gubernur Sumsel Herman Deru, sebagai Ketua Sekretariat Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia di Banquet Hall Platinum, Aras 1 Hotel Imperial Heritage Malaka.
Kemudian pada pukul 11.00 waktu Malaysia, bertempat di Kantor Tuan Yang Terutama Negeri Malaka, Gubernur Sumsel sebagai Ketua Sekretariat DMDI Indonesia melakukan kunjungan ke Tuan Yang Terutama Tun Datuk Seri Utama Mohd Khalil Bin Yaakob. Kemudian Herman Deru menuju ke Kantor Ketua Menteri Malaka, untuk bertemu dengan Tuan Adly Bin Zahan, Ketua Menteri Malaka. Kemudian pada pukul 15.30 waktu Malaysia di Taman Mini Malaysia dan Asean Kota Ayer Keroh, Malaka, Herman Deru meninjau
Rumah Indonesia Taman Mini Malaysia dan Asean Kota Ayer Keroh, Malaka.
"Gubernur sudah minta izin Kemendagri untuk keluar negeri menghadiri kegiatan-kegiatan ini," ujar Kepala Bagian Humas, Biro Humas dan Protokol Setda Sumsel, Leo Efriansyah, Senin (23/9).
baca juga: Dinas PUPR Cianjur Gandeng TP4D Kawal Proyek Strategis
Ia menerangkan keberangkatan Gubernur Sumsel ke Malaka sudah teragendakan. Keberadaan di Malaysia ini hanya sehari. Siang ini pukul 12.00 waktu Malaysia kembali ke Palembang.
"Sebetulnya masih banyak agenda yang harus beliau lakukan di Malaysia namun karena kondisi Karhutla membutuhkan penanganan langsung. Gubernur pulang ke Palembang siang ini," tambah Leo Efriansyah. (OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved