Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN dilaporkan terjadi di Hutan Lindung Lujang di Desa Banteng Todo, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur sejak Minggu (22/9) dan masih berlangsung sampai Senin (23/9). Api masih berkobar di salah satu titik yang belum berhasil dijangkau oleh petugas pemadam. Kawasan hutan tersebut berada di Register Tata Kehutanan (RTK) 18 Cibal.
"Saya yakin api bisa ditangani karena sudah dikerahkan petugas untuk membatasi perluasan kebakaran," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai, Libert Habut saat dihubungi lewat telepon, Senin (23/9).
Luas area hutan yang terbakar diperkirakan lebih dari 1,5 hektare (ha). Petugas yang melakukan pemadaman berasal dari unsur TNI dan Polri, warga, dan taman wisata alam (TWA) setempat berusaha memadamkan api agar tidak meluas.
baca juga: Siswa Sekolah Sukma Bangsa Ikut Meriahkan Pembukaan MTQ Provinsi
Upaya pemadaman api belum berhasil karena terkendala lokasi kebakaran yang sangat curam. Belum diketahui sumber api, namun diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang warga. "Kawasan itu tidak terbakar secara menyeluruh, hanya beberapa spot," ujarnya. (PO)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved