Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN hutan rakyat di Kampung Babakan Jampang RT 04/01, Desa Ciandam Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terbakar, Kamis (19/9) sekitar pukul 18.30 WIB. Sejumlah pepohonan yang ditanami di lahan tersebut hangus terbakar. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan sementara karena kemarau yang menyebabkan lahan kering hingga mudah terbakar.
"Kejadiannya berlangsung dengan cepat. Api tiba-tiba muncul di antara pepohonan di kawasan hutan tersebut," kata Pelaksana Harian Kasi Trantib Kecamatan Mande, Mumuh Parhamubin, Jumat (20/9).
Hasil pendataan di lapangan, kata Mumuh, pepohonan yang terbakar di antaranya 20 batang pohon campuran dan 10 batang pohon cokelat. Mumuh mengaku saat api berkobar, dirinya langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Pos Cikalongkulon dan Kesatuan Pemangkuan Hutan Perum Perhutani Cianjur.
"Kami baru menerima laporan dari ibu Kades Ciandam sekitar pukul 19.20 WIB. Kami juga dibantu masyarakat, perangkat desa, TNI, dan Polri, ikut memadamkan api. Alhamdulillah api dapat dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB, sehingga tidak meluas," tandasnya.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengaku BPBD selalu berkoordinasi dengan pemadam kebakaran mengatasi dan menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan. Sebab, kata dia, sejauh ini, tupoksi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan maupun kawasan permukiman dibagi kewenangan antara BPBD dan Pemadam Kebakaran.
"Kami tidak memiliki armada pemadam kebakaran. Jadi, ketika ada laporan kejadian kebakaran, kami pasti langsung berkoordinasi dengan pemadam
kebakaran. Kami juga tetap menurunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan," kata Sugeng.
baca juga: Pedagang Terdampak Erupsi Tangkuban Parahu Mulai Jual Harta Benda
Sugeng mengatakan, hingga saat ini belum mendapat kepastian dari BMKG kapan berakhirnya musim kemarau. Namun, saat ini terkadang wilayah Cianjur diguyur hujan meskipun berintensitas kecil hingga sedang.
"Mudah-mudahan saja Oktober sudah memasuki musim hujan. Kabupaten Cianjur sendiri masih memberlakukan status siaga darurat kekeringan," tandas Sugeng. (OL-3)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved