Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Pekanbaru Firdaus menetapkan libur sekolah pada semua tingkatan di ibukota Provinsi Riau tersebut, 10-11 September 2019. Kebijakan itu setelah melihat kondisi terkini perkembangan kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru, akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah. Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar dan Dinas Pendidikan Riau sudah memerintahkan untuk meliburkan sekolah tingkat SMA/SMK sederajat apabila kondisi kualitas udara akibat kabut asap karhutla sudah pada posisi sangat tidak sehat.
"Kepada Dinas Pendidikan agar sesegera mungkin menginformasikan hal ini secara berjenjang kepada seluruh Kepala Sekolah," kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus dalam instruksinya, Selasa (10/9).
Wali Kota juga mengimbau kepada para orang tua murid, agar memastikan anak-anaknya tidak berada atau berkeliaran di luar rumah atau ruangan. Apabila beraktifitas di luar ruangan, agar selalu menggunakan masker.
"Untuk ketentuan teknis libur ini ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru," tegas Wali Kota.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Jamal mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti intruksi Wali Kota Pekanbaru. Sekolah sudah dapat memulangkan para siswa yang masih bersekolah pada hari ini. Para wali murid juga bisa segera menjemput anaknya di sekolah karena kondisi kabut asap yang semakin memprihatinkan.
baca juga: Rail Clinic Milik PT KAI Gelar Pengobatan Gratis
"Para siswa yang masih di sekolah sudah bisa dipulangkan. Para wali murid bisa segera menjemput mereka," jelas Jamal.(OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved