Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) yang marak di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur membuat Polres setempat mengambil langkah menyebarkan sejumlah spanduk dan imbauan secara langsung ke rumah-rumah warga agar tidak membakar lahan. Adapun spanduk tersebut berukuran sekitar 1 meter dengan himbauan Stop Membakar Hutan Demi Lewotana Tercinta dibagikan ke sejumlah kecamatan di tujuh kepolisian sektor (polsek).
Kapolres Flores Timur, AKBP Deni Abrahams, saat dikonfirmasi Kamis (15/8), mengakui penyebaran spanduk di rumah-rumah warga dilakukan untuk memberikan arahan dan imbauan bagi warga yang belum memahami tentang dampak karhutla.
baca juga: Polisi Usut Pelaku Teror Bom Catut Nama Isis di Unpatti
"Slogan kami, Flores Timur tanpa asap, sehingga kami memberikan perhatian serius terkait karhutla tersebut dengan berbagai upaya. Antara lain menyebarkan sejumlah spanduk yang berisi imbauan untuk tidak membakar hutan dan lahan yang sudah disebarkan beberapa waktu lalu ke beberapa kecamatan di tujuh polsek. Spanduk tersebut sengaja kami pasang di polsek-polsek agar warga berada di pelosok pun dapat diimbau untuk menjaga hutan dan lahan dari kebakaran. Sanksi pidana pun kami tulis di spanduk tersebut agar warga pun dapat mengetahui dampak hukumnya," jelas Kapolres. (OL-3)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved