Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Kalimantan Selatan (Kalsel) melayangkan 1.000 surat penolakan eksploitasi kawasan pegunungan Meratus untuk pertambangan kepada Presiden Joko Widodo.
Penyampaian surat masyarakat terkait penolakan aktivitas pertambangan itu diwakili Direktur Eksekutif WALHI Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono, didampingi sejumlah pengurus Walhi Nasional, Pemkab dan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (1/8).
"Kami menyampaikan surat penolakan masyarakat Kalsel terkait eksploitasi kawasan pegunungan Meratus kepada presiden," tegas Kisworo.
Kedatangan Walhi dan perwakilan masyarakat Kalsel ini diterima Kedeputian II Kantor Sekretariat Presiden Abetnego Tarigan yang berjanji akan menyampaikan memo kepada Kepala KSP tentang surat tersebut dan fakta-fakta alasan penolakan tambang pegunungan Meratus.
Surat masyarakat Kalsel kepada Presiden itu mengenai masifnya eksploitasi sumber daya alam pegunungan Meratus. Surat dimaksud adalah respon masyarakat terhadap terbitnya SK Menteri ESDM nomor 441.K/30/DJB/2017 tentang penyesuaian tahap kegiatan perjanjian karya pengusahaan pertambangan PT Mantimin Coal Mining (MCM) menjadi tahap kegiatan operasi produksi dan ditolaknya gugatan WALHI atas SK tersebut.
Baca juga: 50 Tambang Ilegal belum Ditindak
Ada 1.000 pucuk surat yang ditulis masyarakat dari delapan kabupaten/kota di Kalsel meliputi Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong.
Pada bagian lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sejak beberapa waktu terakhir, telah menurunkan tim guna menelusuri praktik korupsi sektor pertambangan termasuk maraknya aktivitas pertambangan batubara ilegal (PETI) di Kalsel.
Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) Korwil VII Kalimantan, KPK Budi Santoso menegaskan pihaknya dapat mengambil alih langsung kasus tambang ilegal apabila ditemukan unsur tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggara negara.
Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), mencatat ada 50 titik tambang batubara ilegal yang tersebar di Kabupaten Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, dan Tanah Bumbu. Maraknya aktivitas tambang ilegal ini diduga kuat karena ada backing dari aparat.
Wakil Kepala Polda Kalsel, Brigjen Aneka Pristafuddin mengaku akan menindaklanjuti kasus temuan dugaan tambang ilegal melalui Polres Tanah Laut untuk penyelidikan.
"Selama ini, apa pun bentuk laporannya akan ditindaklanjuti Polda Kalsel. Kita bekerja sesuai dengan asas profesionalitas," tegasnya. (OL-2)
Selain padi, Kalsel mencatat produksi cabai besar mencapai 11 ribu ton dan cabai rawit 14 ribu ton, yang efektif meredam gejolak harga komoditas.
BMKG melaporkan gempa dangkal beruntun guncang Balangan dan Tabalong, Kalsel. Simak analisis pemicu sesar lokal dan imbauan keselamatan terbaru di sini.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
POPULASI ikan sapu-sapu (hypostomus plecostomus), juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penangkapan ini mempertegas bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan internasional tersebut.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai tudingan yang menyeret Jusuf Kalla dalam isu dugaan ijazah palsu Joko Widodo merupakan upaya framing.
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved