Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 8.174 jiwa atau 2.983 kepala keluarga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami krisis air sebagai dampak kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menanggulangi kondisi tersebut dengan menyalurkan bantuan air bersih.
"Sejauh ini, hasil laporan di lapangan, krisis air bersih yang dialami warga terjadi di 11 desa di 7 kecamatan," terang Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (21/7).
Ke-11 wilayah yang dilaporkan mengalami krisis air bersih yakni Desa Cisaat di Kecamatan Cicurug, Desa Cidadap di Kecamatan Cidadap, Desa Karangjaya, Cijurey, dan Gegerbitung di Kecamatan Gegerbitung, Desa Nangela di Kecamatan Tegalbuleud, Desa Mekarmukti dan Waluran Mandiri di Kecamatan Waluran, Desa Sukamulya di Kecamatan Cikembar, serta Desa Kebonmanggu dan Cibolang di Kecamatan Gunungguruh.
"Kami bantu penyaluran air bersih bagi warga yang mengalami kekeringan. Kami sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak hampir 30 ribu liter," ujarnya.
Daeng mengatakan data tersebut sifatnya dinamis. Bisa jadi jumlah wilayah dan warga yang terdampak bertambah.
Baca juga: Meluas, Karhutla di Pekanbaru Capai 15 Hektare
"Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Setiap laporan kami catat dan tindak lanjuti," tuturnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman, menambahkan, BPBD akan bergerak menyalurkan bantuan air bersih saat ada pelaporan resmi dari desa atau kecamatan.
"Penyaluran bantuan air bersih ini berdasarkan pengajuan dari desa yang terdampak kekeringan," sebutnya.
Tahun lalu, kekeringan sebagai dampak kemarau terjadi di 64 desa tersebar 28 kecamatan. Tahun ini BPBD pun mewaspadai potensi kekeringan tak jaug berbeda dengan tahun lalu.
Maman menyebutkan Kabupaten Sukabumi belum menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan. Penetapan status masih menunggu rapat koordinasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
"Belum (ada penetapan). Kami masih menunggu dulu rakor di provinsi dengan BMKG. Sampai sekarang belum ada undangan," tandasnya. (OL-1)
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
BPBD menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan hingga kesiapan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved