Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemudik sudah harus dari sekarang mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan selama perjalanan pulang ke kampung halaman. Termasuk memastikan kendaraan siap 'tempur'. Hal lain yang menjadi permasalahan adalah biaya konsumsi BBM dari kendaraan tersebut.
Dalam laman resminya pada Sabtu (1/4), Suzuki memberikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar bisa menghemat konsumsi BBM dari kendaraan yang digunakan.
Tips tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang hendak mudik di Lebaran tahun ini.
Baca juga: Cara Mengatasi Mual saat Mudik Menjelang Lebaran
Mobil dalam keadaan prima
Sebelum melakukan perjalan jauh, ada baiknya pemilik kendaraan melakukan perawatan atau pengecekan pada kendaraan yang hendak digunakan nanti. Perawatan rutin mobil seperti ganti oli, filter udara, serta menjaga tekanan angin pada ban dapat membantu mobil Anda beroperasi dengan lebih baik dan menghemat BBM. Pastikan juga untuk memperhatikan kesehatan mesin mobil dengan memperbaiki masalah mesin sejak dini.
Cara mengemudi
Cara berkemudi juga menjadi faktor utama dalam menjaga keiritan konsumsi BBM, pengguna yang memiliki kebiasaan ugal-ugalan akan justru memiliki resiko pengeluaran yang berlebih untuk konsumsi BBM. Mengemudi dengan bijak seperti menghindari kecepatan yang berlebihan, tidak sering menginjak rem secara tiba-tiba, serta menjaga jarak dengan kendaraan di depan dapat mengurangi konsumsi BBM. Selain itu, hindari mengemudi dengan akselerasi yang tiba-tiba karena dapat meningkatkan konsumsi BBM.
Baca juga: Lima Tips Mencegah Penularan Covid-19 di Saat Mudik
Matikan mesin mobil
Mesin mobil tetap menyala meski mobil sedang berhenti. Oleh karena itu, ketika sedang berhenti lama seperti menunggu di lampu merah atau dalam kondisi macet, matikan mesin mobil agar tidak boros BBM.
Pakai jenis BBM yang dianjurkan
Menggunakan jenis BBM yang sesuai dengan rekomendasi pabrik mobil dapat membantu mengurangi konsumsi BBM. Pilih BBM yang memiliki oktan yang sesuai dengan rekomendasi pabrik mobil dan hindari mencampur bahan bakar dengan jenis yang berbeda.
Hindari beban yang berlebih
Tradisi mudik yang bakal terjadi beberapa waktu, akan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bertemu sanak saudara di kampung halaman. Tak heran, jika pada musim mudik lebaran ini banyak masyarakat yang banyak membawa barang ke dalam kendaraan untuk berbagai keperluan. Membawa beban yang berlebihan dalam mobil dapat meningkatkan konsumsi BBM. Hindari membawa barang yang tidak perlu dan periksa kapasitas berat maksimal mobil sebelum membawa barang bawaan. (Z-6)
Direktur CELIOS menilai rencana kenaikan harga Pertamax 92 tepat untuk kurangi beban APBN, namun ingatkan risiko migrasi konsumsi ke Pertalite.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menegaskan larangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan dinas.
Kondisi ini membuat harga BBM domestik masih sensitif terhadap perubahan eksternal, sehingga perlindungan terhadap daya beli masyarakat menjadi semakin penting.
enaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tidak seragam dinilai berpotensi membuat konsumen beralih ke produk yang lebih murah.
Sementara untuk BBM subsidi, lanjut dia, harganya tidak akan dinaikkan sampai harga rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) mencapai US$100.
Harga BBM dan LPG non-subsidi naik tajam April 2026. Pengamat khawatir terjadi peralihan ke subsidi. Ini solusi agar distribusi tetap tepat sasaran.
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved