RSUD Kota Bekasi Tangani Intensif 15 Korban Luka Berat Tabrakan Kereta

Anton Kustedja A
28/4/2026 23:10
RSUD Kota Bekasi Tangani Intensif 15 Korban Luka Berat Tabrakan Kereta
Caption foto: Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Jawa Barat.((MetroTV) Images)

INSIDEN tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur antara KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir Jakarta-Pasar Turi Surabaya dengan KRL Commuter Line rute Kampung Bandan-Cikarang menyisakan kisah pilu. 

Peristiwa nahas pada Senin (27/4) malam itu terjadi di saat jam sibuk pulang kerja. Sebagian warga Jabodetabek, khususnya Bekasi (Tambun, Cibitung, hingga Cikarang), menggunakan moda transportasi KRL untuk aktivitas mereka pulang pergi ke tempat bekerja.

Akibat kejadian tersebut, 15 orang dilaporkan meninggal dunia dan 84 lainnya luka-luka. Pihak Basarnas menyebutkan korban meninggal dunia seluruhnya wanita, begitu pula yang luka-luka akibat peristiwa itu juga didominasi perempuan. 

Pasalnya, gerbong KRL yang ditabrak kepala KA Argo Bromo itu merupakan gerbong khusus wanita yang biasanya terletak di bagian belakang atau depan rangkaian.

Setelah kejadian, sejumlah ambulans pun hilir mudik mengevakuasi para korban ke rumah sakit. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dilaporkan paling sibuk menangani korban, karena menerima 50 orang hingga Selasa (28/4) pagi.

RSUD Kota Bekasi

Tim dokter RSUD Kota Bekasi hingga kini mengonfirmasi masih melakukan penanganan intensif terhadap korban kecelakaan tersebut.  Wakil Direktur Utama Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi dr Sudirman mengatakan, total ada sekitar 15 korban luka berat yang menjalani operasi akibat cedera serius. 

"Hari ini kita sudah mengoperasi itu sekitar 5 korban. Iya, yang luka berat," ungkap Sudirman saat dimintai konfirmasi. 

Sedangkan 10 orang sisanya bakal dioperasi Rabu (29/4) besok karena masih memerlukan observasi lanjutan untuk memastikan diagnosis luka.

Sudirman juga merinci jumlah total korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Kota Bekasi berkurang menjadi 23 orang. Angka ini turun dari total 50 pasien awal yang dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Bekasi sejak Senin malam. 

"Saat ini kita merawat 23 pasien, yang luka berat itu 17 pasien. Sisanya luka sedang, kalau yang luka ringan sudah boleh pulang," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pasien yang dikategorikan mengalami luka berat rata-rata menderita cedera di bagian kepala akibat benturan keras saat gerbong kereta tertabrak.

Dari 17 pasien luka berat, lanjut Sudirman, hampir seluruhnya membutuhkan tindakan operasi pembedahan. 

"Rata-rata iya, luka berat itu operasi. Paling hanya satu atau dua yang enggak memerlukan operasi, kurang lebih berarti segitu (15 yang memerlukan operasi)," terangnya. 

Sementara itu, untuk 6 pasien yang tergolong luka sedang, mayoritas didiagnosis mengalami fraktur atau patah tulang di bagian kaki dan tangan. (AK)

Data korban meninggal dunia di RSUD Bekasi:
- Nuryati
- Nur Laela
- Enggar Retno 

Data korban luka yang dirawat di RSUD Bekasi:
- Desvita
- Ahmad Nur Syahril - Pulang
- Subur Sagita
- Ghovy Salsabila
- Siti Maryam
- Rivan Mandara - Pulang
- Anggita R. Utami - Pulang
- Hari Septiansah
- Dwi Apriliana
- Ratri Intan
- Andi Saputra
- Sausan Sarifah
- Dinasti Kusuma
- Yuliana
- Ira Indira Putri
- Hari Septiyanstal
- R Rustiati (P)
- Amalia Hasanah Ulfi
- Vira Oktaviani Putra - Pulang
- Yuliana Nur Pratame - Pulang 
- Nuryati - Pulang
- Nuriyah Indah Rahmati
- Stefani Sofia
- Iis Suendi - Pulang
- Fitria Husni - Pulang
- Dewi Sagita - Pulang
- Afna Regita 
- Anggita 
- Alivia
- Yunita Endang
- Leni Julianti - Pulang
- Riki
- Purwanti - Pulang 
- Laily 
- M Anwar - Pulang 
- Ester Rajagukguk 
- Eri Rustiati 
- Evy
- Suryati 
- Mustika Ayu Pujina - Pulang
- Dewi Suryani
- Despita
- Ayunda Rahmawati
- Choirunnisa Ramadhani - Pulang
- Rista Triana - Pulang
- Pamilang Rani
- Muchlis - Pulang 
- Nurul 
- Mia Citra 
- Endang Kuswati.

(H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya