Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KECELAKAAN kereta rel listrik (KRL) kembali terjadi di wilayah Jabodetabek. Peristiwa tabrakan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam langsung direspons cepat oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan mengerahkan tim khusus Basarnas Special Group (BSG).
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat operasi pencarian dan evakuasi yang sudah lebih dulu dijalankan oleh Kantor SAR Jakarta dan Pos SAR Bekasi di lokasi kejadian.
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isroedin, membenarkan pengerahan tim elit tersebut saat dikonfirmasi di Jakarta pada Senin malam.
"Ya, personel Basarnas Special Group menuju lokasi mendampingi personel dari Kantor SAR Jakarta dan Pos SAR Bekasi," kata dia.
Basarnas memastikan bahwa personel yang diturunkan merupakan tim dengan kemampuan khusus di bidang penanganan kecelakaan transportasi darat. Mereka juga dibekali peralatan ekstrikasi untuk membantu proses evakuasi korban yang terjebak di dalam rangkaian kereta.
Hingga saat ini, proses pendataan korban masih terus berlangsung di lapangan. Basarnas menyebut pihaknya belum menerima laporan final terkait jumlah korban secara rinci karena operasi masih berjalan dan koordinasi intensif dilakukan bersama PT KAI.
"Kami belum menerima laporan final mengenai jumlah total korban secara rinci, namun tim di lapangan terus berupaya melakukan yang terbaik dengan berkoordinasi bersama pihak PT KAI," katanya.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. Insiden tersebut dilaporkan berupa tabrakan adu kepala (head to head) antara rangkaian KRL di area Stasiun Bekasi Timur (BKST).
Sementara itu, data sementara yang dihimpun di lapangan menyebutkan terdapat sejumlah korban dalam kejadian ini. Tercatat empat korban awal, terdiri dari satu petugas kebersihan (cleaning service) dan tiga penumpang yang dilaporkan terjepit di antara material rangkaian kereta.
Selain itu, juga terdapat laporan mengenai dua kru serta empat orang lainnya yang dinyatakan meninggal dunia (MD). Namun, angka tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi berubah seiring proses verifikasi lanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, Basarnas bersama PT KAI masih terus melakukan proses evakuasi, pendataan, serta investigasi awal di lokasi kejadian. Perkembangan lebih lanjut diperkirakan akan diumumkan setelah proses penanganan darurat di Stasiun Bekasi Timur selesai dilakukan.
Peristiwa ini masih dalam tahap penanganan aktif dan menjadi perhatian serius otoritas terkait, mengingat dampaknya terhadap operasional transportasi KRL di jalur padat Jabodetabek. (Ant/E-4)
KETUA Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Said Aldi Al Idrus, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
PERISTIWA tabrakan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dan KRL Lintas Cikarang di Stasiun Bekasi Timur menyisakan luka yang tidak kasat mata.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
ISAK tangis menyelimuti sebuah rumah di Perumahan Bekasi Regensi 1, RT06/06, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
HINGGA saat ini, proses evakuasi sarana KRL masih terus dilakukan di lokasi.
PT Kereta Api Indonesia Daops 8 Surabaya mengembalikan semua tiket penumpang kereta yang membatalkan perjalanan atau refund.
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan evaluasi menyeluruh terhadap perlintasan sebidang kereta api di Jakarta akan terus dilakukan.
Kemenhub masih menunggu izin atau clearance dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi sebelum mengoperasikan kembali layanan kereta rel listrik (KRL) di lintas Cikarang–Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
PEMERINTAH Kota Bekasi mengerahkan berbagai sumber daya untuk membantu penanganan kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
KEMENTERIAN Perhubungan menyampaikan keprihatinan atas insiden yang melibatkan layanan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved