Sempat Tertunda karena Efisiensi, Rano Berencana Bangun Mako Satpol PP

Mohamad Farhan Zhuhri
23/4/2026 20:52
Sempat Tertunda karena Efisiensi, Rano Berencana Bangun Mako Satpol PP
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kanan)(Antara)

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berencana melakukan pembangunan markas komando (mako) bagi Satpol PP. Hal itu seiring kebutuhan penguatan sistem pengawasan dan respons cepat.

“Iya, agendanya kunjungan saja. Ini memang kemarin itu kan mako itu memang terpaksa harus kita pilih. Tapi ternyata setelah kita diskusi, mako ini diperlukan,” ujar Rano di Balai Kota dikutip Kamis (23/4).

Menurut dia, keberadaan mako menjadi krusial karena akan difungsikan sebagai pusat kendali terpadu atau command center yang mengintegrasikan berbagai fungsi pengawasan, mulai dari pemantauan lapangan hingga pengendalian armada.

Terlebih, Jakarta saat ini terus berbenah untuk meningkatkan standar layanan sebagai kota global.

“Artinya, lahan sudah ada, nanti mungkin menjadi prioritas utama. Karena apa? Kita kan mau monitoring segala macam. Command center ada di situ. Sementara Jakarta akan menuju global,” katanya.

Ia mengakui, rencana tersebut sempat tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran. Padahal, sebelumnya pembangunan mako telah masuk dalam perencanaan. Namun, dengan adanya pembahasan anggaran perubahan, opsi tersebut kembali dibuka.

“Sebetulnya kemarin sudah dianggarkan, cuma terpaksa kita gugurkan karena ada efisiensi yang harus kita lakukan. Nah ini kan kita mau perubahan, jadi kita pikirkan lagi,” ucapnya.

Ia menekankan, pembangunan sistem terpadu tidak bisa ditunda jika Jakarta ingin bersaing dengan kota-kota global lain.

Pasalnya, kompleksitas pengelolaan kota menuntut dukungan infrastruktur komando yang mampu mengintegrasikan berbagai unsur, mulai dari personel, armada, hingga jaringan CCTV.

“Kalau kita bicara kota global, nggak bisa dia sendiri. Karena pasukan banyak, armada banyak, pantauan CCTV juga banyak. Jadi memang harus fokus,” tegasnya. (Far/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya