Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok mencatat sebanyak 29.000 Rumah Tangga Miskin (RTM) masih ditemukan di wilayahnya pada 2026. Puluhan ribu RTM tersebut diidentifikasi berdasarkan kondisi hunian yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kepala Bidang Permukiman Disrumkim Kota Depok Iskandar, mengungkapkan bahwa puluhan ribu rumah tersebut tersebar secara merata di 11 kecamatan yang ada di Kota Depok.
Berdasarkan pendataan terbaru, kondisi rumah yang dikategorikan tidak layak umumnya memiliki ciri fisik yang memprihatinkan, mulai dari lantai tanah, dinding berbahan bilik atau kayu, hingga atap asbes.
"Ada 29.000 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Depok, tersebar di 11 Kecamatan. Jumlahnya merata masing-masing 2.636 unit," ujar Iskandar, Minggu (19/4).
Iskandar menjelaskan bahwa banyaknya jumlah RTLH ini berkorelasi langsung dengan faktor ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, perbaikan hunian menjadi instrumen penting dalam upaya pemerintah kota menekan angka kemiskinan. "Prioritas pemerintah itu, penanganan kemiskinan ekstrim, salah satu sub indikator-nya adalah rumah," tuturnya.
Keterbatasan Anggaran Daerah
Meski jumlah rumah yang perlu diperbaiki mencapai puluhan ribu, kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok tahun ini masih sangat terbatas.
Dari ribuan usulan yang masuk, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok hanya mampu mengintervensi ratusan unit saja. "Anggaran yang disediakan sangat terbatas dan hanya mampu untuk 778 unit," kata Iskandar.
Ia menambahkan bahwa tahun ini terdapat lebih dari 1.000 warga yang mengajukan permohonan bantuan perbaikan. Namun, setelah melalui proses seleksi dan survei teknis yang mencermati kondisi fisik serta status kepemilikan tanah, hanya 778 unit yang dinyatakan lolos verifikasi.
Pemkot Depok memastikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara selektif guna memastikan ketepatan sasaran. Tim teknis diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi faktual.
"Setiap rumah yang diusulkan akan melalui proses seleksi ketat dan di verifikasi lapangan oleh tim teknis. Sebelum bantuan diberikan, kami lakukan verifikasi untuk melihat tingkat kerusakan dan legalitas rumah calon penerima manfaat," tegasnya.
Terkait besaran bantuan, setiap penerima manfaat akan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp23 juta. Dana tersebut dialokasikan secara spesifik untuk dua kebutuhan utama pembangunan.
"Setiap penerima manfaat akan memperoleh bantuan senilai Rp23 juta. Dana tersebut terbagi dalam dua komponen. Rp20 juta untuk pembelian material bangunan Rp3 juta untuk upah tukang atau pekerja," pungkasnya. (KG/P-2)
Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Tito Karnavian mengatakan pembangunan 15 ribu RTLH tersebar di 40 kawasan
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat berbasis energi terbarukan dan peningkatan kualitas hunian.
Polda Jawa Barat meluncurkan program sosial kemanusiaan dengan merenovasi 30 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) bagi warga kurang mampu di seluruh wilayah Jawa Barat selama Ramadan 2026
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengklaim pihaknya berhasil membangun rumah tidak layak huni sebanyak 10 ribu unit per tahun.
Komitmen Sinar Mas Land dalam meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan masyarakat terus diwujudkan melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam merampungkan aturan ini berjalan sangat efektif.
BNPP menegaskan pentingnya sinergi para dai dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan negara
Dirjen Polpum Kemendagri, Akmal Malik mendorong agar rumah ibadah di Indonesia tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
pemerintah perlu refleksi dan berkolaborasi untuk menjamin hak serta memberikan kesejahteraan bagi warga negara. Hal itu ia katakan merespons kasus anak SD yang bunuh diri di NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved