Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi membuka 2 zona buang sekaligus pada area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng sebagai langkah antisipasi lonjakan volume sampah masyarakat seusai periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait menyatakan, opsi pembukaan 2 zona pembuangan menjadi strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah sepanjang libur Lebaran guna memastikan pelayanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan signifikan.
"Zona utara dan selatan kita buka sekaligus begitu selesai periode libur Idul Fitri kemarin agar sampah yang dibawa ke TPA Burangkeng bisa segera diproses ke pembuangan," kata Syafri di Cikarang seperti dikutip Senin (30/3).
Dia menyatakan, lonjakan volume sampah terjadi usai penutupan sementara aktivitas di TPA Burangkeng pada 20-24 Maret 2026 berkaitan libur dan cuti bersama Idul Fitri sehingga dibutuhkan penanganan khusus agar seluruh sampah dapat ditampung secara optimal.
Dinas LH Kabupaten Bekasi mencatat sejak dibuka kembali pada Rabu (25/3) tercatat sedikitnya ada 100 kendaraan truk pengangkut sampah yang masuk ke TPA Burangkeng untuk bongkar muat. Satu armada truk rata-rata mengangkut sampah seberat 4 ton hingga 5 ton.
Sehari setelahnya atau Kamis (26/3), jumlah armada pengangkut sampah yang masuk dan tercatat pada basis data UPTD Pengelolaan Sampah TPA Burangkeng bertambah menjadi 150 kendaraan.
Adapun lonjakan signifikan terjadi pada Jumat (27/3) di mana aktivitas pembuangan melayani hingga 370 truk pengangkut sampah.
"Alhamdulillah, meski terjadi peningkatan hingga ratusan kendaraan, kondisi masih dalam tahap wajar karena antrean bisa diantisipasi dengan membuka dua zona sekaligus," ujarnya.
Syafri menyebut aktivasi 2 zona buang ini terbukti efektif mengurai antrean kendaraan pengangkut sampah yang meningkat selama periode arus mudik dan balik Lebaran sehingga pelayanan pengelolaan sampah dapat dijalankan secara optimal.
Dia mengaku aktivitas mudik berdampak pada penurunan volume sampah khususnya sektor rumah tangga mengingat banyak warga Kabupaten Bekasi berstatus pendatang namun di sisi lain, geliat perekonomian masyarakat sepanjang libur Lebaran turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi sampah.
"Banyak pelaku usaha kecil yang membuka lapak dadakan dan mereka menghasilkan sampah. Bagus dari aspek perekonomian namun sayangnya masih ada yang buang sampah sembarang, di TPS liar maupun bantaran sungai. Kami optimalkan peran segenap UPTD untuk mengangkut sampah-sampah tersebut ke TPA," katanya.
Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas LH Kabupaten Bekasi Mansur Sulaiman menambahkan, mitigasi pencegahan lonjakan sampah turut dilakukan melalui sejumlah upaya. Salah satunya, sosialisasi kepada masyarakat terkait gerakan mudik tanpa sampah.
"Upaya ini penting dilakukan terutama kepada para pemudik, mengingat Kabupaten Bekasi menjadi jalur lintasan dengan proyeksi lebih dari satu juta pemudik," ujar Mansur.
Langkah lain dengan memastikan kesiapan armada pengangkut sampah jauh-jauh hari sebelum periode libur hari raya, mencakup perawatan kendaraan hingga ketersediaan bahan bakar minyak sehingga operasional tetap berjalan maksimal tanpa penambahan armada baru.
Pihaknya juga berencana menggandeng swasta dalam pengelolaan sampah non-organik setelah Lebaran melalui skema penambangan atau mining di area TPA Burangkeng dengan tujuan menekan volume sampah yang sudah menumpuk.
"Kami turut mengimbau segenap masyarakat untuk dapat memilah sampah dari rumah masing-masing sebagai solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi beban di TPA Burangkeng," pungkasnya. (H-2)
Kerusakan jalan yang terjadi di beberapa lokasi itu merupakan dampak lanjutan dari banjir yang sebelumnya melanda kawasan tersebut.
Hasil pertemuan menunjukkan progres positif setelah rampungnya pembebasan lahan pada Februari 2026 lalu
POLRES Metro Bekasi memburu pelaku pembunuhan terhadap perempuan pengusaha tenda hajatan, Eem, 60, di kediamannya, Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung.
Langkah tegas ini diambil untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan barang bukti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi pada Rabu (8/4) mulai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
KPK memanggil istri Wakil Ketua DPRD Jabar terkait dugaan suap ijon proyek di Bekasi, mengungkap potensi keterlibatan lingkar elite kekuasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved