Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi melaksanakan pemusnahan barang bukti dari 98 perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kejari Kabupaten Bekasi, Cikarang, Jumat (10/4), didominasi oleh barang bukti kasus narkotika dan obat-obatan terlarang.
Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Semeru, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan mandat undang-undang sekaligus bentuk transparansi dalam penyelesaian perkara pidana periode Januari hingga Maret 2026.
"Pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini adalah implementasi dari tugas kejaksaan untuk menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Tidak hanya hukuman badan, tetapi penyelesaian terhadap barang bukti juga harus dilakukan secara profesional, akuntabel, dan transparan," ujar Semeru.
Ia menambahkan, langkah tegas ini diambil untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan barang bukti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan efek jera dan membantu menekan angka kejahatan sehingga situasi di wilayah hukum Kabupaten Bekasi tetap aman serta kondusif," imbuhnya.
Detail Barang Bukti
Berdasarkan data Kejari, kasus narkotika menempati urutan tertinggi. Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan antara lain:
Semeru menyoroti tren kejahatan di wilayahnya yang kini mulai bergeser ke pelanggaran UU Kesehatan dan kasus kesusilaan. "Kalau yang konvensional ya pencurian, terus penipuan. Juga yang agak rentan sekarang ini kejahatan obat-obatan, undang-undang kesehatan dan juga narkotika. Terus juga persetubuhan, kesusilaan itu menonjol di sini," jelasnya.
Upaya Preventif
Selain penindakan, Kejari Kabupaten Bekasi gencar melakukan upaya preventif. Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) menjadi garda terdepan dalam mengedukasi generasi muda mengenai bahaya tindak pidana sejak dini.
"Selain eksekusi yang bertujuan memberikan efek jera melalui hukuman yang optimal, kami juga menjalankan upaya preventif melalui berbagai program seperti Jaksa Masuk Sekolah dan penerangan hukum kepada masyarakat serta instansi lainnya," pungkas Semeru.
Sinergitas Penegak Hukum
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Sumarni, mengapresiasi kolaborasi antarlembaga dalam memberantas kriminalitas di Bekasi. Menurutnya, pemusnahan ini adalah bukti nyata kerja keras personel di lapangan.
"Melalui sinergi yang kuat antara Kepolisian, Kejaksaan dan instansi terkait, diharapkan upaya penegakan hukum dapat terus berjalan secara profesional, transparan dan akuntabel demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat," tegas Sumarni. (AK/P-2)
Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai membahayakan penegakan hukum dan melemahkan kewenangan penyidik di berbagai sektor, terutama pemberantasan narkotika.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkoba hasil sitaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan dari berbagai pengungkapan kasus narkotika.
Kehadiran Presiden merupakan bentuk dukungan moral bagi Polri dan seluruh pihak yang terlibat dalam pemberantasan narkoba.
Setahun berdiri, Kemenimipas gelar 11.962 razia di Lapas dan Rutan. Puluhan ribu senjata tajam, ponsel, dan barang elektronik disita dan dimusnahkan.
Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo mengungkapkan keseriusan pihaknya dalam penanganan kasus narkotika.
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Seluruh barang bukti tersebut berasal dari 74 perkara dan merupakan hasil penanganan perkara dalam periode September 2025 hingga Maret 2026.
Sebanyak 14.999 botol minuman keras (miras) berbagai merek, 1.565 liter tuak, serta ribuan knalpot tidak standar (brong) digilas alat berat di Dome Bale Rame, Soreang, Kamis (12/3).
Kejaksaan Negeri Kota Semarang memusnahkan barang bukti dari 97 perkara, berupa 19.496 botol minuman keras, 32 unit gawai, 13 senjata tajam,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved