Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo Subianto di lokasi pemusnahan barang bukti narkoba sitaan Kepolisian RI, di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Rabu (29/10).
Politisi yang akrab disapa Gus Falah itu menyatakan, kehadiran Presiden merupakan bentuk dukungan moral bagi Polri dan seluruh pihak yang terlibat dalam pemberantasan narkoba.
"Komitmen kuat pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika ditunjukkan melalui aksi nyata yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, melalui kehadirannya di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri hari ini," ujar Gus Falah, Rabu (29/10).
Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, aksi pemusnahan ini mempertegas langkah pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas yang bersih dari narkoba.
Gus Falah pun berharap, dukungan penuh dari pimpinan tertinggi negara ini bisa terus memotivasi aparat dan masyarakat untuk terus berjuang dalam menciptakan lingkungan yang jauh dari ancaman narkoba.
"Ke depannya, seluruh aparatur negara tetap harus berupaya menjadikan Indonesia sebagai 'kuburan' bagi para pengedar narkoba dan jaringannya," tegasnya
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba sitaan Kepolisian RI, di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Rabu (29/10).
Barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 214,84 ton dengan nilai Rp 29,37 triliun dari periode Oktober 2024-Oktober 2025. Barang bukti itu terdiri dari ganja, sabu, ekstasi, etomidate, bibit sinte, heroin, ketamin, kokain, temgor, obat keras hasis, THC, happy five, dan lainnya. (Cah/P-3)
Langkah tegas ini diambil untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan barang bukti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dinilai membahayakan penegakan hukum dan melemahkan kewenangan penyidik di berbagai sektor, terutama pemberantasan narkotika.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkoba hasil sitaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan dari berbagai pengungkapan kasus narkotika.
Setahun berdiri, Kemenimipas gelar 11.962 razia di Lapas dan Rutan. Puluhan ribu senjata tajam, ponsel, dan barang elektronik disita dan dimusnahkan.
Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo mengungkapkan keseriusan pihaknya dalam penanganan kasus narkotika.
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Seluruh barang bukti tersebut berasal dari 74 perkara dan merupakan hasil penanganan perkara dalam periode September 2025 hingga Maret 2026.
Sebanyak 14.999 botol minuman keras (miras) berbagai merek, 1.565 liter tuak, serta ribuan knalpot tidak standar (brong) digilas alat berat di Dome Bale Rame, Soreang, Kamis (12/3).
Kejaksaan Negeri Kota Semarang memusnahkan barang bukti dari 97 perkara, berupa 19.496 botol minuman keras, 32 unit gawai, 13 senjata tajam,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved