Setelah Viral di Media Sosial, Pemkab Bekasi segera Perbaiki 3 Titik Jalan Ambles di CBL

Anton Kustedja
21/4/2026 20:08
Setelah Viral di Media Sosial, Pemkab Bekasi segera Perbaiki 3 Titik Jalan Ambles di CBL
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau tiga titik jalan amblas di sepanjang jalur Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL) Desa Kertamukti dan Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung(MI/ANTON KUSTEDJA)

PELAKSANA Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan tiga titik jalan yang amblas di Jalan Cikarang Bekasi Laut (CBL) segera diperbaiki.

Plt Bupati pun langsung meninjau titik jalan yang amblas dan sempat viral di media sosial itu pada Selasa (21/4).

Adapun tiga titik Jalan CBL yang amblas berada di depan perumahan Islami Toyibah, depan Perumahan Tirta Alam, Desa Kertamukti, serta di dekat Jembatan Buwek Baru, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung.

Asep menjelaskan, kerusakan jalan yang terjadi di beberapa lokasi itu merupakan dampak lanjutan dari banjir yang sebelumnya melanda kawasan tersebut.

Ia menyebut, kondisi tanah yang berada di bawah badan jalan mengalami penurunan akibat tergerus air.

"Ini kan jalan berada di atas tanggul, sementara penahan tanahnya tidak ada. Akibat banjir kemarin, tanah di bawahnya tergerus, lama kelamaan terjadi longsor dan jalan ikut turun," ujarnya.

Untuk mengatasi permasalahan itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membangun turap atau tembok penahan tanah (TPT) sebagai solusi utama. Asep memastikan anggaran untuk penanganan sudah tersedia dan saat ini tinggal menunggu tahap pelaksanaan.

"Anggaran sudah ada, tim ahli juga sudah bergerak. Tinggal pelaksanaannya saja, insya Allah secepatnya," imbuhnya.

Prioritas titik rawan

Lebih lanjut, Plt Bupati menegaskan bahwa pembangunan TPT akan diprioritaskan pada titik-titik yang dinilai paling rawan. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengantisipasi potensi kejadian serupa di lokasi lain.

"Kita petakan mana yang sudah terjadi dan mana yang berpotensi. Yang rawan akan segera kita bangun penahan tanahnya. Secara bertahap, dalam lima tahun ke depan kita targetkan bisa tertangani semua," katanya.

Ia juga memastikan perbaikan tidak hanya dilakukan pada struktur penahan tanah, tetapi juga pada badan jalan yang terdampak.

"Kalau tembok penahan tanah sudah dibangun, otomatis jalannya juga akan kita perbaiki. Tidak mungkin hanya temboknya saja," tegasnya.

Terkait waktu pelaksanaan, Asep menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat.

"Insya Allah dalam satu bulan ini sudah bisa mulai dikerjakan, karena anggarannya sudah tersedia," pungkasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner