Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Umum Daerah (Perumda) PT Tirta Asasta Kota Depok, Jawa Barat, memasang target ambisius untuk menambah lebih dari 10 ribu sambungan baru air bersih pada tahun 2026. Langkah ini diambil guna meningkatkan cakupan layanan air bersih di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk di Kota Depok.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Kota Depok, Muhammad Olik Abdul Holik, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah pelanggan tetap tercatat sekitar 120 ribu. Dengan penambahan jaringan secara masif, perusahaan optimistis dapat menembus angka 130 ribu pelanggan tahun ini.
"Tantangan kami di 2026 meningkatkan pelanggan menjadi 130 ribu. Saat ini PT Tirta Asasta telah memiliki kurang lebih 120 ribu pelanggan tetap," kata Olik di Depok, Selasa (13/1).
Pembangunan Jalur Distribusi Utama
Olik menjelaskan bahwa perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke. Saat ini, permintaan air bersih paling tinggi berasal dari lima wilayah, yakni Kecamatan Cinere, Limo, Bojongsari, Sawangan, dan Tapos.
Guna merespons permintaan tersebut, PT Tirta Asasta akan membangun Jalur Distribusi Utama (JDU) yang kemudian disambungkan melalui pipa retikulasi ke rumah-rumah warga.
"Nantinya, air bersih JDU akan disalurkan ke pelanggan-pelanggan baru melalui pipa retikulasi," ujar Olik.
Selain jalur JDU, pihaknya juga menjalankan program jalur optimalisasi bagi wilayah yang sudah memiliki jaringan eksisting. Strategi ganda ini diharapkan mampu mengakselerasi jumlah sambungan baru secara signifikan.
"Target 10 ribu lebih bisa kita kejar. Tapi, kita harus meminimalisir kendala yang bisa menyebabkan hilangnya pelanggan, jangan sampai jumlah pelanggannya makin berkurang," ucapnya.
Rasio Cakupan Layanan
Meski menunjukkan pertumbuhan positif, Olik mengakui cakupan layanan air bersih di Depok masih perlu ditingkatkan. Dengan jumlah penduduk mencapai 2,3 juta jiwa, rasio pelanggan saat ini baru menyentuh angka 22,4%.
"Cakupan layanan air bersih di kita masih 22,4% atau 120 ribu dari 2,3 juta jiwa penduduk Kota Depok," imbuh Olik.
Saat ini, pelanggan tertinggi masih didominasi wilayah dengan pemukiman padat dan klaster perumahan seperti Kecamatan Sukmajaya, Beji, dan Cimanggis. Sementara itu, wilayah lain seperti Cilodong dan Pancoran Mas yang mayoritas adalah pemukiman lingkungan menjadi target pengembangan berikutnya.
Menutup keterangannya, Olik menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan dan loyalitas pelanggan lama di samping mengejar target pasar baru.
"Yang sudah kita pegang jangan di lepas, ditambah harus meningkatkan jumlah pelanggan yang lain. Ini kunci yang harus kita pegang. Perlu kerjasama seluruh karyawan," pungkasnya. (KG/P-2)
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif hingga ke hilir
Sampah dan lumpur yang diangkut dari aliran Kali Baru sekitar 7 ton dan 8 ton dari Kali Laya, dengan diangkut oleh 6 armada truk besar menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved