Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TRAGEDI kebakaran yang menewaskan tiga orang terdiri bapak (Edy Syahputra), ibu (Lily Taslim), dan anak (Leonardo Syahputra) di Cibodas, Kota Tangerang, Banten, mendapat pengakuan dari pihak keluarga. Diungkapkan bahwa kejadian tersebut dilatarbelakangi motif pemerasan dari pelaku MA, 30, yang berprofesi sebagai dokter umum di RS Siloam, Jakarta.
Hal itu disampaikan oleh Hendry, keluarga dekat korban. Ia membantah pelaku membakar bengkel yang sekaligus sebagai tempat tinggal keluarga korban karena hubungan asmaranya dengan almarhum Leonardo tidak direstui oleh kedua orangtua korban. "Saya mewakili pihak keluarga ingin menyampaikan atau membersihkan nama keluarga almarhum bahwa soal kebakaran itu dilakukan oleh pelaku karena sakit hati hubungannya dengan Leo (Leonardo) tidak direstui orangtua, tidak benar," kata Hendry yang datang ke Polsek Jatiuwung untuk mendampingi anak korban, Siska dan Nando, Senin (16/8) malam.
Hendry pun membenarkan yang dituliskan Sisca, adik almarhum Leo, di akun Instagram-nya soal pemerasan yang dilakukan oleh MA sebelum kejadian kebakaran itu. MA meminta uang Rp300 juta sebagai pertanggungjawaban Leo yang telah menghamilinya.
"Yang semua Sisca omongkan itu benar. Kami ada bukti kuatnya dan punya saksi pendukung. Yang kami beberkan semua benar. Pada dasarnya kami tidak ingin memberatkan pihak manapun. Satu-satunya hal yang kami inginkan almarhum ini namanya dibersihkan," tandas Hendry.
Seperti diketahui peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (6/8) malam. Berdasarkan keterangan saksi, yakni adik korban bernama Nando dan Siska, Leonardo sempat cekcok dengan pacarnya, Mery Anastasia, di depan bengkel yang sekaligus dijadikan tempat tinggal.
Setelah keluar dari mobil pelaku, Leonardo masuk ke bengkel. Dia pun memberitahu keluarganya bahwa pacarnya berniat membakar bengkel milik mereka. Beberapa saat kemudian, terdengar suara ledakan hingga mengakibatkan kebakaran.
Baca juga: Kebakaran di Senen Hanguskan Tujuh Rumah
Akibatnya, korban tidak bisa keluar karena api di lantai bawah semakin membesar. Melihat kobaran api, Nando dan Siska berusaha menyelamatkan diri ke lantai tiga. Kakak dan kedua orangtuanya terjebak di lantai dua hingga ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. (OL-14)
Noel kecewa saksi mahkota dalam kasus Kemenaker ditolak pengadilan. Aliran dana hingga Rp201 miliar masih misterius dan belum terungkap.
KPK ungkap modus korupsi Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo yang memeras 15 OPD. Pejabat ditekan menggunakan surat mundur tanpa tanggal dan wajib setor jatah
KPK menahan Ajudan Gubernur nonaktif Riau Abdul Wahid (AW), Marjani (MJN), hari ini, 13 April 2026. Marjani diduga terlibat dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di Riau.
KPK menahan Marjani selama 20 hari ke depan usai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan.
Polda Metro Jaya ringkus 4 anggota KPK gadungan yang peras Ahmad Sahroni hingga Rp300 juta dengan modus pengurusan perkara. Simak kronologi lengkapnya di sini."
Budi enggan memerincio jawaban lengkap para saksi saat diperiksa. Informasi detil dipaparkan dalam persidangan.
Berwirausaha harus memberikan manfaat ekonomi yang terus-menerus agar usaha Kelompok Wanita Tani tidak berhenti di tengah jalan.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa perlindungan kerja bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi seluruh lapisan pekerja.
Sinergi lintas daerah ini dapat menciptakan solusi dua arah yang menguntungkan semua pihak.
Puskesmas tidak lagi hanya melayani pemeriksaan ringan, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat layanan rawat inap yang siap melayani warga 24 jam penuh.
Pemkot Tangerang terus mematangkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk memastikan perayaan Idul Fitri berjalan lancar, aman, dan tertib.
KLH/BPLH periksa PT Biotek Saranatama usai kebakaran 20 ton pestisida cemari Sungai Cisadane hingga 22,5 km dan sebabkan ikan mati massal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved