Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (7/2) malam hingga Senin (8/2) pagi. Hujan yang mengguyur wilayah Bogor dan Depok itu mengakibatkan sampah ikut terbawa arus sungai.
Sejak pagi ini, petugas Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air terus berjibaku membersihkan sampah-sampah tersebut dengan mengerahkan sejumlah alat berat.
Sebab, jika tidak dibersihkan, dikhawatirkan sampah akan menghambat arus sungai serta menghambat kinerja pintu-pintu air serta pompa-pompa yang ada dan digunakan untuk pengendalian banjir.
"Total hingga siang ini pukul 12.00 WIB sudah ada 512 meter kubik volume sampah yang dibesihkan dari badan sungai," kata Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan saat dikonfirmasi Media Indonesia, Senin (8/2).
Baca juga : Genangan di Bungur Raya Akibat Luapan Kali Ciliwung Lama
Sampah-sampah itu diangkut dati tiga lokasi yakni Pintu Air Manggarai, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Di lokasi itu status ketinggian muka air hingga saat ini masih 810 cm atau berada pada level Siaga 3.
"Total sampah yang diangkut dari PA Manggarai hingga pukul 12.00 WIB adalah 260 meter kubik," jelas Yogi.
Ada 25 orang petugas UPK Badan Air DLH DKI Jakarta yang berjaga membersihkan sungai di PA Manggarai dengan mengerahkan tiga unit alat berat dan 15 truk.
Kemudian lokasi pengangkutan sampah sungai lainnya yakni di Kanal Banjir Barat (KBB) di titik Season City, Jakarta Barat. Di lokasi ini total sudah ada 168 meter kubik sampah yang diangkut dari badan sungai. Ada 15 petugas yang diterjunkan dengan menggunakan dua unit alat berat dan 10 armada truk.
"Terakhir di titik Jembatan Kampung Melayu, Kali Ciliwung, Jatinegara ada 84 meter kubik sampah yang diangkut. Di sini ada 10 orang yang bertugas menggunakan dua unit alat berat dan lima unit truk," jelasnya. (OL-2)
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Menurut Jumhur, tantangan lingkungan hidup di Indonesia cukup kompleks dan membutuhkan penanganan bertahap.
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Pemerintah melangkah lebih jauh dalam mewujudkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik.
Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan CitraRaya, Tangerang, tengah dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi fasilitas pengelolaan sampah berbasis metode controlled landfill.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang mencatat produksi sampah di kota itu mencapai 700 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved