Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota sekaligus penasihat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyebut penerapan lockdown akan lebih efektif daripada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan pertambahan kasus covid-19.
Ia melihat penerapan PSBB saat ini belum efektif untuk menekan kenaikan kasus covid-19. Terbukti pada hari-10 PSBB, kasus covid-19 di Jakarta masih terus bertambah.
Ia menyayangkan usulan Gubernur DKI Jakarta untuk lockdown ditolak Presiden Joko Widodo.
"Kita bisa lihat saja. Meski saya bukan ahli kesehatan, tapi PSBB ini kurang efektif menurunkan kasus covid karena masyarakat belum sadar. Kalau waktu itu Pak Gubernur diberi kewenangan pasti sudah lockdown sejak awal," ungkap Suhaimi saat dihubungi, Minggu (19/4).
Menurutnya, penolakan Presiden di awal bukan berarti lockdown secara sepenuhnya ditolak. Presiden, imbuh Suhaimi, harus melihat fakta dan kenyataan yang terjadi saat ini.
Contohnya fakta bahwa jumlah warga yang meninggal disebabkan oleh covid-19 masih tinggi. Jumlah warga yang dimakamkan dengan prosedur tetap (protap) penyakit menular bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan yang meninggal dan terkonfirmasi disebabkan oleh covid-19.
Baca juga: PSBB Tak Efektif, PKS Dorong Penerapan Lockdown
"Berarti perlu dikomunikasikan lagi lebih kuat ke pemerintah pusat, menjelaskan lagi data-datanya bagaimana. Soal pemakaman protap covid-19, ini lebih nyata. Biarkan kuburan berbicara. Itu data riil. Itu kan tidak bisa dimanipulasi," tegasnya.
Lockdown memang membutuhkan konsekuensi yang lebih berat dari sisi pemerintah karena harus memikirkan dampak seperti sosial dan ekonomi.
"Pertimbangan bisnis dan yang lebih penting lagi adalah urusan perut warga menengah ke bawah harus sangat diperhatikan," ujar Suhaimi.
Selain itu, tambahnya, yang perlu diperhatikan adalah koordinasi dengan pemerintah pusat.
Menurut Suhaimi, tentu saja harus ada hal yang harus dipersiapkan, yaitu koordinasi antara pemda dengan pemerintah. "Selain itu, harus ada operasi yang terpadu. Saya kira dua pekan saja ini total, benar-benar tidak ada pergerakan sama sekali. Ini akan lebih cepat turunnya," tegasnya. (OL-14)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved