Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Dudi Gerdesi membantah pompa stasioner di Kelurahan Semanan sengaja dibiarkan dalam keadaan rusak saat banjir menghantam Jakarta pada 1 Januari lalu.
Dihubungi Media Indonesia, Dudi menyebut dalam keadaan normal pompa sepenuhnya bisa beroperasi. Namun, saat itu hujan begitu lebat dalam jangka waktu cukup lama ditambah air kiriman dari hulu membuat banjir sangat cepat naik dan membanjiri rumah pompa.
"Dari laporan yang saya terima rumah pompa tergenang banjir juga. Panelnya terendam dan ditambah listrik sedang dimatikan. Kalau salah satu bagian mesin pompa sudah terendam seperti itu memang mau tidak mau akhirnya tidak bisa beroperasi," kata Dudi, Rabu (8/1).
Wilayah yang terendam banjir cukup tinggi dan lama akibat matinya pompa tersebut yakni RT06 RW01 Kelurahan Semanan yang disebut dekat dengan Kampung Duri.
Dudi menyebut ada kesulitan tersendiri untuk menangani banjir di wilayah itu selain matinya pompa utama.
"Jadi wilayah itu cekung dan rawa. Perlu usaha lebih keras bila air naik cepat. Kita sudah antisipasi dengan pompa mobile. Cuma memang karena daerahnya cekung kita perlu lebih lama memompa airnya karena harus mencair daerah yang tinggi dan itu agak jauh," ungkapnya.
Baca juga : Banjir lumpuhkan Akses Tangerang dan Jakarta Barat
Menurut Dudi, bukan hanya di area Semanan pompa mati akibat terendam banjir yang memiliki level air cukup tinggi. Pompa di 50 titik juga mati akibat terendam banjir pada musibah banjir yang terjadi pada 1 Januari 2020 lalu.
Untuk antisipasi jangka panjang pihaknya akan berupaya untuk mempertinggi rumah pompa. Sementara dalam jangka pendek, ia akan memaksimalkan upaya menempatkan pompa mobile untuk mengantisipasi curah hujan ekstrim yang diprediksikan turun beberapa hari ke depan.
Sebelumnya, dari hasil kunjungan anggota DPRD DKI Jakarta ke Semanan, Jakarta Barat ditemukan pompa stasioner rusak dan dibiarkan selama beberapa bulan.(Put/OL-09)
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved