Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuat program pelatihan kerja dan pelatihan keterampilan khusus bagi penyandang disabilitas yang kurang mampu.
Sosialisasi pelatihan sampai dengan pendaftaran akan dimulai pada bulan ini. Di samping itu, Dinas Sosial DKI akan melakukan pendataan terhadap warga-warga disabilitas di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta.
"Ya nanti kan kita proses secara pendataan dulu keseluruhannya. Dari data itu nanti baru kita buat program-program pelatihan yang mereka butuhkan. Karena kalau program pelatihan kita setting begitu saja mereka tidak butuh itu akhirnya tidak efektif," kata Kepala Dinas Sosial DKI Irmansyah di Balai Kota, Selasa (3/9) usai pembukaan acara lokakarya penyandang disabilitas bersama wakil Kedutaan Besar Jerman dalam rangka program Sister City.
Ia menargetkan pendataan akan selesai pada Januari 2020. Data para penyandang disabilitas di DKI ini akan turut dimasukkan ke dalam Basis Data Terpadu (BDT) Kementerian Sosial.
"Kita harapkan pada Desember kita masukkan ke Kementerian Sosial untuk ditetapkan masuk dalam basis data terpadu. Itulah yang menjadi dasar nanti. Kalau kita sudah data lengkap itu akan lebih mudah untuk melakukan program tepat sasaran," ujarnya.
Baca juga: DKI Akan Naikkan Dana Banpol Dua Kali Lipat
Pendataan yang akan dilakukan nantinya tidak hanya berpusat pada kebutuhan penyandang disabilitas, Irmansyah yang juga pernah menjabat sebagai wakil Wali Kota Jakarta Selatan itu menegaskan pendataan akan mendata kebutuhan masayrakat yang lemah secara ekonomi.
Pemberian bantuan pun akan dilakukan berbasis keluarga.
"Jika di keluarga itu ada lansia serta anggota keluarga yang menganggur pun bisa mendapat bantuan. Untuk lansia jika belum terdaftar ada Kartu Jakarta Lansia. Untuk yang menganggur juga bisa ikut pelatihan kerja," tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut penyetaraan kesempatan bagi semua warga termasuk penyandang disabilitas harus didukung oleh berbagai pihak terutama bermula dari perubahan sudut pandang (mindset).
Ia menegaskan Jakarta tidak ingin sekadar menegakkan aturan tapi berupaya aturan juga berorientasi pada sudut pandang kesetaraan itu.
"Dari mulai fasilitas infrastruktur keras seperti jalan, gedung, dan alat transportasi, sampai kepada infrastruktur lunak seperti kesetaraan dan kesempatan belajar maupun berusaha. Itu semua harus menjadi perhatian kita. Insya Allah itu akan selalu menjadi fokus," kata Anies.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan bantuan pendanaan kepada penyandang disabilitas. Sebanyak 7.139 warga penyandang disabilitas mendapat bantuan dana sebesar Rp300 ribu perbulan.
Pemprov DKI menargetkan ada 14 ribu penyandang disabilitas yang akan mendapat bantuan dana hingga tahun depan. (OL-2)
15.789 peserta termasuk 13 di antaranya penyandang disabilitas mengikuti UTBK SNBT (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) di Kampus Universitas Gadjah Mada.
UTBK sebanyak 18 sesi itu dilaksanakan di laboratorium komputer di kampus Kentingan, Kampus Mesen, dan Kampus Pabelan.
DUKUNGAN bagi penyandang disabilitas harus terus dikuatkan. Hal itu dapat dilakukan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dan penyediaan ruang serta kesempatan di dunia kerja.
Kegiatan tersebut sebagai upaya peningkatan pemahaman dasar kesehatan kepada Penyandang Disabilitas.
FASE darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara yang diamanatkan UUD 1945.
Pabrik rokok HS yang berlokasi di Muntilan, Magelang, berkomitmen merangkul penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja produktif tanpa persyaratan yang memberatkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved