Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BIDURAN atau urtikaria bisa disebabkan oleh sejumlah faktor pemicu seperti debu, cuaca terlalu dingin atau panas, dan lainnya.
Biduran merupakan reaksi tubuh kita terhadap alergen. Jadi ketika ada alergen (bahan yang bisa membuat alergi), tubuh kita bereaksi dengan mengeluarkan histamin.
Baca juga : Jalani Pengobatan Eksim, Jangan Fobia Steroid
"Histamin ini akan melebarkan pembuluh darah sehingga cairan darahnya bisa rembes ke jaringan kulit, jadi deh tuh bentol-bentol ataupun pulau pulau kemerahan yang gatal dan hangat," kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Arthur S., SpDVE, FINSDV, di Instagram @doktetkulitkucom.
"Pulau-pulau pada biduran terjadi karena ada pelebaran dari pembuluh darah sehingga darahnya bisa rembes keluar dan akhirnya menjadi pulau," lanjutnya.
Baca juga : Apakah Berendam di Kolam Renang Dihitung Sebagai Mandi?
Lalu, apakah anak boleh mandi ketika mengalami biduran?
Baca juga : Ajarkan Anak Cara Tidur Berkualitas, Ada Tiga Tahapan
Secara umum, orang-orang yang mengalami biduran boleh mandi, asal tidak mandi menggunakan air panas atau air hangat. "Jadi kalau lagi biduran yang gak boleh itu adalah mandi air panas atau anget," paparnya.
"Kalau mandi air dingin pun bisa membantu karena bisa membantu menciutkan pembuluh darah yang akan dipelebar dan juga membantu mengurangi rasa gatal," sambungnya.
Baca juga : 20 Pertanyaan Trivia untuk Tambah Wawasan Anak di Waktu Liburan
Lebih lanjut, dr. Arthur memperingatkan apabila kamu khawatir atau curiga biduran yang kamu alami terjadi karena faktor cuaca atau udara yang dingin, sebaiknya kamu tidak mandi dengan air dingin.
"Pakai yangg dingin-dingin tentunya jangan dilakukan kalau kamu curiga biduran mu adalah karena dingin," pungkasnya. (M-1)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved