Identitas Pelaku Penembakan Donald Trump Terungkap, Polisi: Dia Menginap di Hotel Lokasi Acara

Thalatie K Yani
26/4/2026 12:23
Identitas Pelaku Penembakan Donald Trump Terungkap, Polisi: Dia Menginap di Hotel Lokasi Acara
Polisi mengidentifikasi Cole Tomas Allen, 31, sebagai tersangka penembakan di acara Donald Trump. Pelaku diketahui menginap di hotel lokasi kejadian.(Truth Social)

KEPOLISIAN Washington DC secara resmi mengidentifikasi pelaku penembakan dalam acara gala media yang dihadiri Donald Trump pada Sabtu (25/4) malam. Tersangka diketahui bernama Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal Torrance, California, Amerika Serikat.

Pelaksana Tugas Kepala Polisi Metropolitan (MPD), Jeffery W. Carroll, mengungkapkan fakta mengejutkan tersangka merupakan salah satu tamu yang menginap di Washington Hilton, hotel tempat acara berlangsung. Saat ini, kamar yang disewa tersangka telah diamankan pihak kepolisian sebagai bagian dari investigasi mendalam.

Keamanan Pos Pemeriksaan Diklaim Berhasil

Dalam konferensi pers darurat, Carroll menegaskan meski terjadi penembakan, insiden ini bukan merupakan kegagalan sistem keamanan. Ia menyatakan pos pemeriksaan (checkpoint) yang ditempatkan di lokasi tersebut justru berfungsi sebagaimana mestinya karena berhasil menghentikan tersangka sebelum masuk lebih jauh ke ruang utama.

"Pos pemeriksaan tempat tersangka ditangkap ada di sana karena suatu alasan, dan itu berhasil," tegas Carroll.

Mengenai bagaimana senjata kaliber tinggi milik tersangka bisa masuk ke dalam area hotel, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Carroll menyatakan bahwa pihaknya akan memeriksa seluruh rekaman video dari berbagai sudut hotel untuk menentukan jalur masuk senjata tersebut.

"Pada titik ini, kami belum memiliki rincian sejauh itu," tambahnya.

Kondisi Korban dan Tersangka

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa salah satu tembakan mengenai seorang agen Secret Service berseragam yang tengah bertugas. Beruntung, agen tersebut mengenakan pelindung tubuh (body armour) sehingga nyawanya terselamatkan. Saat ini, agen tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Tersangka Cole Tomas Allen juga sedang menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit dalam pengawasan ketat kepolisian. Berdasarkan laporan, tersangka terlihat berlari menuju ruang dansa (ballroom) sebelum akhirnya dilumpuhkan oleh petugas. MPD menambahkan bahwa tersangka tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya dalam data kepolisian mereka.

Langkah Hukum dan Keamanan Ibu Kota

Wali Kota Washington DC memastikan bahwa tersangka tetap berada dalam tahanan polisi selama menjalani perawatan. Sementara itu, Todd Blanche selaku Jaksa Agung yang mewakili pihak Trump, menyatakan bahwa tuntutan hukum terhadap Allen akan diajukan dalam waktu dekat.

Terkait keamanan di ibu kota AS pasca-insiden ini, Carroll menegaskan tidak ada alasan untuk meyakini adanya ancaman bagi pihak lain. Namun, personel tambahan telah dikerahkan ke berbagai titik, termasuk acara-acara setelah gala (after-parties), guna memastikan keamanan tetap kondusif. Hingga saat ini, motif di balik aksi nekat pria asal California tersebut masih belum diketahui. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya