Donald Trump Usai Penembakan Washington Hilton: Politik Adalah Profesi Paling Berbahaya

Thalatie K Yani
26/4/2026 12:28
Donald Trump Usai Penembakan Washington Hilton: Politik Adalah Profesi Paling Berbahaya
Donald Trump angkat bicara pasca-insiden penembakan di Washington Hilton. Ia menyebut politik AS penuh risiko dan memuji efektivitas keamanan Secret Service.(White House)

DONALD Trump kembali menunjukkan ketenangannya setelah menghadapi upaya penembakan untuk ketiga kalinya dalam beberapa tahun terakhir. Berbicara dari ruang pengarahan Gedung Putih pasca-insiden di Hotel Washington Hilton, Trump merefleksikan risiko besar yang dihadapi oleh para politisi di Amerika Serikat saat ini.

Meski baru saja dievakuasi dari panggung akibat rentetan tembakan, Trump tampak berada dalam suasana hati yang stabil. Ia menegaskan profesi yang dijalaninya saat ini memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi, bahkan melebihi bidang pekerjaan lainnya.

"Saya tidak bisa membayangkan ada profesi lain yang lebih berbahaya dari ini," ujar Trump di hadapan para jurnalis.

Pesan untuk Dunia dan Masalah Keamanan

Ketika ditanya mengenai pesan yang ingin ia sampaikan kepada dunia menyusul insiden tersebut, Trump menyoroti tantangan dalam menghadapi individu yang memiliki gangguan mental, terlepas dari seberapa ketat pengamanan yang diterapkan.

"Anda bisa memiliki keamanan terbaik di dunia, tetapi jika Anda menghadapi orang gila dengan otak yang kacau, mereka tetap bisa membuat masalah," tegasnya.

Trump juga menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan untuk "menurunkan tensi" politik yang kian memanas di Amerika Serikat. Namun, ia menilai hal itu sulit dilakukan jika ia harus mengorbankan sikap tegasnya dalam membela kepentingan negara.

"Mungkin saja (tensi turun), jika saya memutuskan untuk tidak melakukan banyak hal dan membiarkan semua orang memeras kita," tambah Trump.

Pola Kekerasan yang Berulang

Insiden di Washington Hilton ini menandai pola kekerasan yang terus membayangi Trump. Sebelumnya, pada 13 Juli 2024, Trump nyaris tewas dalam upaya pembunuhan oleh Thomas Crooks di Butler, Pennsylvania. Bagi banyak pihak yang dekat dengannya, peristiwa di Butler merupakan titik balik krusial bagi sang presiden, dan insiden malam ini diyakini akan menjadi momentum penting lainnya.

Menariknya, lokasi kejadian malam ini merupakan hotel yang sama dengan tempat penembakan Presiden Ronald Reagan pada 1981. Hal ini memperkuat pernyataan Trump bahwa risiko kekerasan politik adalah kenyataan pahit yang harus dihadapi di Amerika.

Menurut Trump, kekerasan politik terjadi di seluruh dunia dan tidak ada negara yang benar-benar kebal. Ia menganggap risiko keamanan ini sebagai "biaya yang harus dibayar" untuk terjun ke dunia politik di Amerika Serikat.

Meskipun penyelidikan terhadap motif pelaku di Washington Hilton masih berlangsung, Donald Trump memastikan bahwa jadwal kegiatannya akan tetap berjalan, termasuk rencana untuk menjadwalkan ulang gala media tersebut dalam waktu dekat. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya