Iran Tolak Dialog Langsung, Pakistan Jadi Jembatan ke AS

Ferdian Ananda Majni
26/4/2026 11:16
Iran Tolak Dialog Langsung, Pakistan Jadi Jembatan ke AS
Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu pimpinan militer Pakistan di Islamabad untuk membahas kelanjutan perundingan Iran-AS melalui jalur diplomasi tidak langsung.(Media Sosial X)

MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggelar pertemuan dengan Kepala Angkatan Darat Pakistan Asim Munir di Islamabad, Sabtu (25/4), dalam upaya menghidupkan kembali perundingan perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang sempat terhenti.

Pertemuan tersebut terekam dalam video singkat yang diunggah Kedutaan Besar Iran melalui media sosial X. Sejumlah pejabat tinggi Pakistan turut hadir, termasuk Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi serta Penasihat Keamanan Nasional sekaligus Kepala Intelijen Antar-Layanan Asim Malik.

Dari pihak Iran, pertemuan juga dihadiri Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei dan Duta Besar Iran untuk Pakistan Reza Amiri Moghadam.

Meski tidak ada rincian resmi mengenai isi pembahasan, sejumlah sumber di Pakistan menyebut pertemuan tersebut membahas kemungkinan penyelenggaraan putaran kedua perundingan antara Iran dan Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat malam (24/4) sebagai bagian dari upaya membuka kembali jalur diplomasi. Putaran pertama perundingan yang digelar di Islamabad sekitar dua pekan lalu sebelumnya berakhir tanpa kesepakatan.

Upaya ini berlangsung setelah Pakistan berhasil menengahi gencatan senjata selama dua pekan yang dimulai pada 8 April dan kemudian diperpanjang oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Selain bertemu pejabat militer, Araghchi dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif serta Menteri Luar Negeri Ishaq Dar.

Di sisi lain, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner juga melakukan kunjungan ke Pakistan pada hari yang sama.

Namun demikian, Iran menegaskan tidak akan menggelar pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat di Islamabad. Teheran menyatakan posisinya hanya akan disampaikan melalui pemerintah Pakistan sebagai perantara.

Langkah ini menandai upaya lanjutan diplomasi tidak langsung di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara kedua negara. (Anadolu/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya