Menlu Palestina: Ketegangan AS-Iran Hambat Proses Pemulihan Gaza

Media Indonesia
18/4/2026 23:54
Menlu Palestina: Ketegangan AS-Iran Hambat Proses Pemulihan Gaza
Ilustrasi(Antara)

MENTERI Luar Negeri Palestina, Varsen Aghabekian, mengungkapkan bahwa pelaksanaan rencana perdamaian di Jalur Gaza saat ini mengalami hambatan serius. Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Israel.

Dalam pernyataannya, Aghabekian menjelaskan bahwa fokus internasional terhadap pemulihan Gaza menjadi teralihkan akibat konflik yang lebih luas di kawasan.

"Implementasi rencana tersebut terhenti di tahap pertama karena konflik antara AS, Israel, dan Iran mengalihkan perhatian dari proses pemulihan di Palestina," kata Aghabekian kepada RIA Novosti di sela-sela Antalya Diplomacy Forum, Sabtu (18/4)

Ia juga menegaskan bahwa pihak Palestina masih diliputi kekhawatiran akan potensi eskalasi militer dari Israel yang dapat memperburuk situasi di wilayah tersebut.

"Tel Aviv tidak menginginkan perdamaian; mereka ingin wilayah Palestina selalu dirundung konflik dan secara terbuka mengungkapkan niatnya terus menjajah Jalur Gaza dan Tepi Barat," kata Menlu Palestina.

Sebelumnya, pada pertengahan November 2025, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah mengesahkan sebuah resolusi yang diajukan Amerika Serikat untuk mendukung rencana menyeluruh dalam mengakhiri konflik di Gaza. Rencana tersebut merupakan inisiatif yang disusun Presiden Donald Trump.

Resolusi itu memperoleh dukungan mayoritas dengan 13 dari 15 anggota DK PBB menyetujui, sementara Rusia dan Tiongkok memilih abstain.

Dalam isi rencana tersebut, diusulkan pembentukan administrasi internasional sementara yang akan mengelola Jalur Gaza, serta pembentukan dewan perdamaian yang dipimpin oleh Trump.

Selain itu, rencana tersebut juga mencakup penugasan pasukan stabilisasi internasional yang akan ditempatkan di Gaza, dengan koordinasi bersama Israel dan Mesir.

Secara keseluruhan, dinamika politik global yang memanas dinilai menjadi faktor utama yang memperlambat realisasi upaya perdamaian dan rekonstruksi di Gaza. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya