Masoud Pezeshkian Tegaskan Iran tak Memiliki Kata Menyerah

Cahya Mulyana
16/4/2026 17:18
Masoud Pezeshkian Tegaskan Iran tak Memiliki Kata Menyerah
Presiden Iran Masoud Pezeshkian.(IRNA)

PRESIDEN Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu (15/4) mengatakan bahwa tidak ada kekuatan yang mampu memaksa bangsa Iran untuk menyerah.

Dalam kunjungannya ke markas besar Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (Iranian Red Crescent Society/IRCS) di Teheran, dia mengecam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap fasilitas sipil di Iran, seperti sekolah dan pusat kesehatan.

Ia menekankan bahwa penargetan ke tempat-tempat semacam itu berarti mereka gagal mematuhi kerangka kerja kemanusiaan apa pun, "yang merupakan hal memalukan dan harus disaksikan oleh dunia."

"Menyerang negara lain tanpa alasan adalah pelanggaran terhadap hukum internasional," ujar Pezeshkian, sembari mengecam sikap diam beberapa negara terhadap tindakan AS dan Israel.

Ia mengabaikan blokade AS di Selat Hormuz, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut justru akan menimbulkan masalah bagi AS, bukan Iran.

"AS dan Israel mengira mereka dapat menaklukkan Iran hanya dalam hitungan hari. Namun, saat ini AS terjebak dan tidak tahu apa yang harus dilakukan," ucap Pezeshkian dalam pidatonya di hadapan personel IRCS.

Gencatan senjata selama dua pekan diumumkan pada 8 April, menyusul perundingan perdamaian antara Iran dan delegasi AS di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan lalu.

Setelah perundingan tersebut gagal mencapai kesepakatan, AS kemudian memberlakukan blokade di Selat Hormuz guna mencegah kapal-kapal yang berlayar menuju dan dari pelabuhan Iran untuk melintasi jalur air itu. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya