Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Organisasi Perlindungan Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Majid Khademi, dikabarkan tewas dalam sebuah serangan yang diduga dilakukan oleh kekuatan Amerika Serikat dan Israel pada Senin (6/4). Hingga saat ini, otoritas resmi di Teheran masih melakukan validasi mendalam terkait detail peristiwa yang mengguncang struktur keamanan elit Iran tersebut.
Majid Khademi merupakan perwira tinggi militer Iran yang memegang posisi krusial sebagai Kepala Organisasi Perlindungan Intelijen IRGC (Sazman-e Hefazat-e Ettela'at-e Sepah). Jabatan ini berbeda dengan organisasi intelijen umum IRGC, karena fokus utamanya adalah kontra-intelijen, keamanan internal, dan pencegahan infiltrasi asing di dalam tubuh Garda Revolusi.
Khademi ditunjuk menduduki posisi tersebut pada Juni 2022 oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Mohammad Kazemi. Penunjukannya saat itu dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat benteng internal Iran di tengah meningkatnya sabotase dan operasi siber terhadap fasilitas nuklir serta militer mereka.
Sebelum memimpin perlindungan intelijen IRGC, Khademi dikenal memiliki rekam jejak panjang di kementerian pertahanan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Organisasi Perlindungan Intelijen Kementerian Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran. Pengalamannya dalam mengamankan aset-aset sensitif negara menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh dalam lingkaran keamanan nasional Iran.
Khademi juga dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup dan jarang muncul di publik, sejalan dengan sifat tugasnya yang mengelola kerahasiaan tingkat tinggi. Ia bertanggung jawab langsung dalam mengawasi loyalitas personel IRGC dan melindungi informasi rahasia mengenai program rudal serta teknologi militer Iran dari jangkauan intelijen Barat.
Kabar tewasnya Khademi muncul di tengah eskalasi ketegangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah. Meski laporan mengenai keterlibatan serangan udara AS-Israel telah beredar luas, pihak militer Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kronologi maupun lokasi pasti kejadian tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, data mengenai detail lokasi serangan dan konfirmasi resmi dari pemerintah Iran masih dalam tahap validasi.
Kehilangan Khademi, jika terkonfirmasi, akan menjadi pukulan telak bagi struktur kontra-intelijen Iran, mengingat perannya yang sangat vital dalam menjaga stabilitas internal organisasi militer paling kuat di Republik Islam tersebut. (H-3)
Mengenal peran Brigadir Jenderal Majid Khademi, kepala kontra-intelijen IRGC yang menjaga stabilitas internal dan keamanan teknologi militer Iran.
KEPALA organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Majid Khademi, dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Senin (6/4).
Ia mengabaikan blokade AS di Selat Hormuz, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut justru akan menimbulkan masalah bagi AS, bukan Iran.
TIM nasional Iran menunjukkan duka mendalam atas tragedi kemanusiaan di negaranya. Para pemain mengenakan ban hitam di lengan dan membawa tas sekolah saat lagu kebangsaan dikumandangkan.
Menlu Iran Abbas Araghchi laporkan 600 sekolah hancur dan 1.000 siswa-guru jadi korban serangan AS-Israel. Simak detail pidatonya di Dewan HAM PBB Jenewa.
Amerika dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.
Menurut pihak Iran, para korban merupakan anak-anak yang berada di sekolah untuk belajar dan mempersiapkan masa depan mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved