Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyatakan bahwa Presiden Tiongkok Xi Jinping telah memberikan jaminan langsung kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa Beijing tidak memasok senjata ke Iran di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Dalam konferensi pers pada Rabu (15/4), Leavitt menegaskan bahwa komitmen tersebut telah disampaikan secara langsung kepada Trump.
"Presiden Xi memastikan kepada Presiden Trump bahwa mereka tak memasok senjata kepada Iran selama konflik berlangsung, dan jaminan tersebut disampaikan kepada Presiden," kata Leavitt dikutip Anadolu, Kamis (16/4).
Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan AS Scott Bessent turut menyoroti hubungan energi antara Tiongkok dan Iran, khususnya dalam hal impor minyak.
"Tiongkok membeli 90% lebih minyak Iran, yang kira-kira jumlahnya delapan persen dari kebutuhan energi Tiongkok," sebut Bessent.
Ia menjelaskan bahwa situasi di Selat Hormuz, termasuk potensi blokade, dapat berdampak langsung terhadap aktivitas impor minyak Tiongkok dari Iran. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menghentikan sementara pembelian minyak mentah oleh Beijing.
Selain itu, Bessent juga mengungkapkan langkah tegas pemerintah AS terhadap lembaga keuangan yang diduga memiliki keterkaitan dengan transaksi Iran.
Ia menyebut bahwa dua bank di Tiongkok telah menerima peringatan resmi dari Departemen Keuangan AS.
"Dua bank Tiongkok telah menerima surat dari Kementerian Keuangan AS. Saya tak akan sebutkan nama banknya, tapi kami katakan pada mereka kalau terbukti ada uang Iran yang mengalir melalui rekening mereka, kami akan berikan mereka sanksi sekunder," pungkasnya. (Fer/I-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved