Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Operasi Ruang Angkasa Amerika Serikat (CSO), Jenderal Chance Saltzman, menegaskan keterlibatan aktif dalam perang yang sedang berlangsung di Iran membuktikan angkatan termuda AS ini telah menjadi kekuatan tempur yang sepenuhnya kredibel.
Dalam pidatonya di Simposium Ruang Angkasa ke-41 di Colorado Springs pada Rabu (15/04), Saltzman memamerkan evolusi kemampuan tempur pasukannya. "Kita tidak lagi berbicara tentang teori atau rencana. Kita berbicara tentang pertempuran operasional yang nyata, efek ruang angkasa, dan para Guardian (sebutan personel Space Force) yang mewujudkannya," ujar Saltzman.
Saltzman mengungkapkan bahwa Space Force telah mendemonstrasikan "kekuatan ruang angkasa dalam bekerja" di sepanjang konflik Iran. Hal ini mencakup misi dukungan hingga serangan perang elektronik secara langsung. Menurutnya, efek berbasis ruang angkasa telah menjadi faktor kritis bagi keberhasilan misi AS.
Ia memaparkan beberapa contoh keberanian personelnya dalam "Operation Epic Fury". Salah satunya adalah seorang spesialis yang memimpin perencanaan serangan perang elektronik berintensitas tinggi untuk Komando Pusat AS (Centcom).
"Bahkan ketika unitnya diserang oleh tembakan tidak langsung, dia tetap tenang dan melakukan pemeliharaan darurat untuk memastikan sistem senjatanya tetap dalam pertarungan. Itulah arti menjadi seorang Guardian di Space Force saat ini," tegas Saltzman.
Kasus lainnya melibatkan keberhasilan personel dalam merelokasi sistem perang elektronik di berbagai area tanggung jawab dalam satu penempatan, sebuah pencapaian teknis yang diklaim pertama kali terjadi dalam sejarah layanan tersebut.
Bentuk "tempur" yang dimaksud Saltzman umumnya melibatkan sabotase komunikasi atau intelijen lawan melalui gangguan sinyal (jamming). Teknik ini bisa berupa memancarkan gangguan radio ke satelit, menyorotkan laser ke sensor optik satelit mata-mata untuk membutakannya, hingga melakukan pemalsuan (spoofing) sinyal GPS untuk mengacaukan penentuan posisi lawan.
Namun, Saltzman memperingatkan bahwa ancaman serupa juga datang dari pihak lawan. Ia menyebut medan perang saat ini penuh dengan ancaman senjata gelombang mikro dan laser berbasis darat, alat pengganggu satelit GPS, hingga potensi senjata anti-satelit berkemampuan nuklir di orbit.
Menghadapi tantangan tersebut, Saltzman menyerukan adanya "pergeseran generasi" dalam cara militer mengembangkan dan meluncurkan teknologi baru. Ia menekankan bahwa fleksibilitas dan ketahanan personel adalah aset paling berharga milik Space Force dibandingkan teknologi fisik itu sendiri.
Sambil merujuk pada keterlibatan militer AS baru-baru ini di Venezuela dan Iran, Saltzman optimis pasukannya akan selalu siap menghadapi dinamika perang masa depan.
"Tidak peduli ancaman apa yang kita hadapi hari ini, besok, atau pada tahun 2040, Space Force akan ada di sana, mematikan, menjadi predator dalam pertempuran," pungkasnya. (Space/Z-2)
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan tetap melanjutkan kunjungannya ke Pakistan pada Minggu (26/4).
PROSPEK tercapainya terobosan diplomatik dalam konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian memudar.
Pentagon mengumumkan pengunduran diri Sekretaris Angkatan Laut AS John Phelan secara mendadak. Langkah ini memperpanjang daftar "pembersihan" pejabat militer era Trump.
MENTERI Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyerukan agar Amerika Serikat dan Iran mempertimbangkan perpanjangan masa gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4).
Paus Leo mengklarifikasi pidatonya tentang biaya perang yang dianggap menyindir Donald Trump. Simak penjelasannya saat melakukan kunjungan ke Afrika.
PRESIDEN Donald Trump menyatakan bahwa proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung dan menunjukkan kemajuan positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved