Pertemuan 5 Jam Prabowo-Putin, Ini Hasilnya

Andhika Prasetyo
14/4/2026 06:46
Pertemuan 5 Jam Prabowo-Putin, Ini Hasilnya
Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin(BPMI Setpres)

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berlangsung selama lima jam di Istana Kremlin, Moskow. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara menyepakati penguatan program kerja sama strategis, terutama di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), termasuk hilirisasi dan ketahanan energi migas dalam jangka panjang.

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ujar Teddy dalam keterangannya di Jakarta.

Selain sektor energi, kedua negara juga berkomitmen melanjutkan dan memperluas kerja sama di berbagai bidang lain yang berdampak langsung terhadap pembangunan nasional. Beberapa sektor yang menjadi fokus antara lain pendidikan, riset dan teknologi, pertanian, serta investasi, khususnya dalam pengembangan industri di Indonesia.

Pertemuan diawali dengan sesi bilateral selama dua jam, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan empat mata antara kedua pemimpin. Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Seskab Teddy.

Teddy menilai Rusia memiliki posisi strategis dalam percaturan global, sehingga kemitraan dengan Indonesia semakin relevan dan penting untuk diperkuat. Ia menyoroti peran Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa serta sebagai pendiri BRICS, yang menjadikannya mitra strategis dalam mendorong kerja sama global.

Selain itu, Rusia juga dinilai memiliki potensi sumber daya alam yang besar, sehingga membuka peluang kolaborasi jangka panjang yang dapat mendukung pembangunan nasional Indonesia.

Teddy menambahkan, intensitas pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Putin menunjukkan hubungan bilateral yang semakin erat. Dalam satu tahun terakhir, kedua pemimpin tercatat telah bertemu sebanyak lima kali dalam berbagai kesempatan.

Dengan kesepakatan ini, Indonesia dan Rusia menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi program kerja sama strategis lintas sektor, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional kedua negara. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya