Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK Kamis (10/4) sejumlah pengguna media sosial, membagikan sebuah video dengan klaim bahwa video tersebut memperlihatkan jet tempur Pakistan mengawal delegasi Iran ke Islamabad untuk perundingan Iran dan Amerika Serikat. Namun, video tersebut sebenarnya sudah lama dan memperlihatkan jet-jet Pakistan menyambut pesawat Putra Mahkota Arab Saudi selama kunjungannya pada 17 Februari 2019.
Upaya diplomasi jalur belakang yang dilakukan Pakistan membuahkan hasil, karena Amerika Serikat dan Iran menyetujui gencatan senjata selama dua minggu pada hari Rabu, setelah berminggu-minggu terjadi eskalasi permusuhan yang dipicu oleh serangan AS-Israel pada 28 Februari 2026, yang dengan cepat berkembang menjadi konflik regional yang lebih luas.
Pakistan muncul sebagai aktor diplomatik utama dalam upaya menjalin gencatan senjata antara AS dan Iran, dengan secara aktif memfasilitasi komunikasi antara kedua belah pihak pada tahap kritis konflik tersebut. Upaya tersebut berhasil menghasilkan gencatan senjata selama dua minggu. Pakistan kini akan menjadi tuan rumah pembicaraan antara kedua belah pihak pada hari Sabtu, dengan kedatangan delegasi dari Iran dan AS di Islamabad.
Pada hari Kamis (10/4), sebuah akun yang sering membagikan meme tentang peristiwa politik berdasarkan postingan sebelumnya membagikan sebuah video di X yang diduga memperlihatkan jet tempur Pakistan dengan keterangan berikut: “Jet tempur Pakistan terlihat mengawal delegasi Iran ke Pakistan dengan aman.”
Seorang pengguna lain, yang menurut bio X-nya adalah seorang jurnalis, membagikan video yang sama dalam konteks serupa dengan keterangan berikut: “Berita Terkini: Pakistan mengerahkan jet tempur dan pesawat AWACS ke wilayah udara Iran untuk mengawal delegasi Iran ke Islamabad dengan aman.”
Seorang pengguna pro-Iran, berdasarkan foto profil dan postingan sebelumnya, membagikan video yang sama dengan keterangan serupa di X. Postingan tersebut mendapat 267.000 tayangan.
Seorang pengguna Palestina, berdasarkan bio-nya, membagikan video yang sama dengan keterangan berikut: “Berita Terkini: Jet tempur Pakistan mengawal delegasi Iran ke Pakistan dengan aman. Pakistan telah secara resmi bergabung dalam perang.”
Seseorang yang tampaknya merupakan pendukung PML-N, berdasarkan postingan sebelumnya, membagikan video yang sama dengan keterangan serupa di X. Postingan tersebut mendapat 128.000 tayangan di X.
Sebuah akun pro-Israel, berdasarkan foto profil dan postingan sebelumnya, membagikan video yang sama di X dengan keterangan: “Tidak ada yang menggambarkan kemenangan seperti ini. Delegasi Iran terbang ke Pakistan untuk negosiasi dengan jet tempur Pakistan sebagai pengawal.”
Terdapat beberapa orang yang terlihat di kolom komentar postingan tersebut sedang membantah kebenaran video tersebut.
Pencarian gambar terbalik telah dilakukan untuk melacak asal-usul video viral tersebut, yang menghasilkan rekaman yang sama di YouTube, yang diunggah oleh Radio Free Europe/Radio Liberty pada 18 Februari 2019, dengan judul: “Pasukan Pakistan mengawal putra mahkota Arab Saudi ke Islamabad”. (H-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved