Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGOSIASI damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang digelar di Islamabad akhir pekan ini menjadi sorotan dunia, karena hasilnya diyakini akan menentukan stabilitas Timur Tengah hingga arah ekonomi global.
Menjelang pertemuan tersebut, pengamanan di ibu kota Islamabad diperketat. Sejumlah ruas jalan ditutup selama dua hari, yakni Jumat (10/4) dan Sabtu (11/4), guna memastikan kelancaran kedatangan delegasi kedua negara.
Pembicaraan dijadwalkan dimulai pada Sabtu (11/4) pagi waktu setempat. Delegasi AS akan dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, bersama utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat senior Jared Kushner.
Sementara itu, Teheran belum secara resmi mengumumkan susunan delegasinya. Namun, sejumlah laporan media lokal menyebut Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf kemungkinan akan memimpin perwakilan Iran dalam perundingan tersebut.
Sejumlah sumber menyebut kedua pihak diperkirakan akan menghadapi kesulitan dalam mencapai kesepakatan, khususnya terkait isi gencatan senjata.
Pada awal pekan, Presiden AS Donald Trump merujuk pada proposal 10 poin dari Iran sebagai dasar pembahasan. Namun, daftar tuntutan Iran tersebut mencakup sejumlah poin yang dinilai sulit diterima Washington, seperti pengakuan atas kendali Iran terhadap Selat Hormuz, kompensasi atas kerusakan akibat perang, serta pencabutan seluruh sanksi.
Versi lain yang beredar di media pemerintah Iran juga mencantumkan tuntutan pengakuan atas hak negara tersebut untuk melakukan pengayaan nuklir.
Di sisi lain, pemerintahan Trump disebut memiliki rancangan proposal sendiri yang terdiri dari 15 poin. Meski belum dipublikasikan secara lengkap, proposal itu mencakup tuntutan agar Iran tidak memiliki senjata nuklir, menyerahkan uranium yang telah diperkaya, membatasi kemampuan pertahanannya, serta membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Meski terdapat perbedaan tajam, pejabat AS menyatakan proses persiapan negosiasi berjalan cepat. Wakil Presiden JD Vance bahkan memberikan peringatan kepada Teheran.
"Jika Iran memilih untuk menarik diri, itu akan bodoh tetapi itu pilihan mereka," kata Vance dikutip CNN, Jumat (10/4).
Presiden Trump juga menyampaikan optimisme terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai dalam perundingan di Islamabad.
"Mereka jauh lebih masuk akal. Mereka menyetujui semua hal yang harus mereka setujui. Ingat, mereka telah ditaklukkan. Mereka tidak memiliki militer," klaim Trump dalam wawancara media.
Namun, narasi berbeda disampaikan oleh media pemerintah Iran. Mereka justru menyebut negaranya berhasil meraih kemenangan gemilang, mampu bertahan dari serangan AS dan Israel, serta memaksa Washington untuk kembali ke meja perundingan.
Perbedaan pandangan yang tajam antara kedua pihak ini menunjukkan bahwa jalan menuju kesepakatan damai masih penuh tantangan, meski harapan global terhadap hasil perundingan tetap tinggi. (Fer)
Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu pimpinan militer Pakistan di Islamabad untuk membahas kelanjutan perundingan Iran-AS melalui jalur diplomasi tidak langsung.
Rencana kunjungan Wapres AS JD Vance ke Islamabad resmi dibatalkan di tengah ketidakpastian negosiasi damai dengan Iran. Presiden Trump umumkan perpanjangan gencatan senjata.
Wakil Presiden AS JD Vance dijadwalkan terbang ke Pakistan untuk negosiasi damai dengan Iran. Di tengah blokade Selat Hormuz dan ancaman serangan, akankah kesepakatan tercapai?
Persiapan intensif di Islamabad, Pakistan, menguatkan sinyal bahwa putaran kedua perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
AS dan Iran berencana lanjutkan perundingan damai di Islamabad. Ketegangan di Selat Hormuz masih tinggi, namun peluang kesepakatan dinilai terbuka.
Namun, dalam pembaruan pernyataannya, Trump mengisyaratkan bahwa Pakistan menjadi opsi paling realistis untuk melanjutkan dialog.
Utusan khusus Steve Witkoff optimis negosiasi untuk mengakhiri perang Iran segera dimulai. AS masih menanti delegasi resmi Teheran di meja perundingan.
Hal itu karena serangan Iran ke sejumlah negara tetangganya merupakan respons atas operasi militer AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Presiden Zelenskyy menyebut AS tetapkan tenggat Juni untuk kesepakatan damai dengan Rusia. Di sisi lain, serangan udara Rusia kembali lumpuhkan infrastruktur energi.
Pembicaraan negosiator AS dan Ukraina di Miami terkait kesepakatan damai dengan Rusia berakhir tanpa terobosan. Isu wilayah dan jaminan keamanan tetap menjadi hambatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved