Arab Saudi Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dorong Perdamaian Timur Tengah

Media Indonesia
08/4/2026 21:25
Arab Saudi Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dorong Perdamaian Timur Tengah
Ilustrasi(Dok AFP)

PEMERINTAH Arab Saudi menyatakan dukungannya terhadap tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Riyadh juga berharap langkah tersebut menjadi awal dari penghentian konflik secara menyeluruh di kawasan Timur Tengah.

Melalui pernyataan resmi pada Rabu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan apresiasi atas perkembangan tersebut. Dukungan ini dinilai sebagai sinyal positif bagi stabilitas regional yang selama ini diliputi ketegangan geopolitik.

"Kementerian Luar Negeri menyambut pernyataan-pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif tentang capaian kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran," demikian pernyataan Kemlu Saudi, seperti dikutip Sputnik.

Di sisi lain, laporan Kantor Berita Anadolu mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif turut mengonfirmasi adanya kesepakatan tersebut. Ia menyebut bahwa Amerika Serikat dan Iran, bersama para sekutunya, telah menyetujui penghentian konflik secara langsung di berbagai wilayah, termasuk Lebanon.

"Dengan penuh kerendahan hati, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama sekutu mereka, telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun termasuk Lebanon dan wilayah lainnya, berlaku segera," kata Sharif melalui platform media sosial X pada Rabu (8/4).

Pernyataan Sharif ini muncul tak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan kesediaannya untuk menghentikan sementara serangan dan pemboman terhadap Iran dalam jangka waktu dua minggu.

Lebih lanjut, Sharif juga mengundang perwakilan dari kedua negara untuk melanjutkan dialog damai. Rencananya, pertemuan tersebut akan digelar di Islamabad pada Jumat guna membahas penyelesaian akhir atas berbagai perselisihan yang masih berlangsung.

Langkah diplomatik ini diharapkan dapat membuka jalan menuju kesepakatan permanen serta menciptakan stabilitas jangka panjang di kawasan Timur Tengah. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya