Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISU palsu atau hoaks mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ternyata tidak hanya beredar di Indonesia, tetapi juga terjadi di negara tetangga, Malaysia. Informasi yang tidak benar ini sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, turut menyoroti maraknya penyebaran berita tidak akurat tersebut. Dalam pernyataannya melalui video yang dipantau di Kuala Lumpur pada Rabu malam, ia menegaskan bahwa banyak informasi yang beredar tidak sesuai fakta.
"Begitu banyak berita palsu mengenai kenaikan harga minyak dan harga barang, yang tidak benar," kata Anwar Ibrahim, Rabu (1/4).
Menurutnya, penyebaran hoaks ini dilakukan oleh pihak tertentu yang memiliki niat buruk, termasuk menyebarkan kebencian dan mencoba mengganggu stabilitas.
Pemerintah Malaysia pun tidak tinggal diam. Aparat kepolisian melalui Polis Diraja Malaysia (PDRM) bersama Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) telah diminta untuk mengambil langkah tegas terhadap penyebaran informasi palsu tersebut.
Hingga saat ini, MCMC tercatat telah menemukan sedikitnya 96 konten hoaks yang berkaitan dengan isu harga minyak dan listrik yang beredar di berbagai platform media sosial.
Anwar juga menegaskan bahwa tindakan penyebaran hoaks ini sangat merugikan, terutama karena dilakukan di saat masyarakat sedang menghadapi kesulitan ekonomi serta tantangan nasional.
"Yang mereka lakukan adalah pengkhianatan terhadap negara dan rakyat dengan menyebarkan berita palsu, mempertaruhkan nasib rakyat semata-mata demi keuntungan politik murahan dan kelangsungan politik sempit," ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi, terutama dari media sosial, dengan selalu melakukan verifikasi agar tidak mudah terpengaruh berita yang menyesatkan.
Sebelumnya, sempat beredar luas sebuah infografis di media sosial yang mencatut nama salah satu media besar di Malaysia. Konten tersebut menyampaikan informasi keliru terkait kenaikan harga BBM di negara tersebut.
Fenomena hoaks serupa juga pernah terjadi di Indonesia. Saat itu, isu mengenai penyesuaian harga BBM sempat viral, namun pemerintah Indonesia segera memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang beredar.
Hingga kini, pemerintah Indonesia sendiri belum memiliki rencana untuk melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak. (Ant/E-4)
Direktur CELIOS menilai rencana kenaikan harga Pertamax 92 tepat untuk kurangi beban APBN, namun ingatkan risiko migrasi konsumsi ke Pertalite.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menegaskan larangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan dinas.
Kondisi ini membuat harga BBM domestik masih sensitif terhadap perubahan eksternal, sehingga perlindungan terhadap daya beli masyarakat menjadi semakin penting.
enaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tidak seragam dinilai berpotensi membuat konsumen beralih ke produk yang lebih murah.
Sementara untuk BBM subsidi, lanjut dia, harganya tidak akan dinaikkan sampai harga rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) mencapai US$100.
Harga BBM dan LPG non-subsidi naik tajam April 2026. Pengamat khawatir terjadi peralihan ke subsidi. Ini solusi agar distribusi tetap tepat sasaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved